Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

BI Pastikan Transaksi Tol Bisa Sepenuhnya Nontunai pada Akhir 2017

Rabu 15 Mar 2017 09:45 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Dwi Murdaningsih

Karyawan menunjukan kartu e-toll usai Launching e-Payment Toll di Pintu Gerbang tol Jati Asih, Jakarta, Senin (21/3). (Republika/Prayogi)

Karyawan menunjukan kartu e-toll usai Launching e-Payment Toll di Pintu Gerbang tol Jati Asih, Jakarta, Senin (21/3). (Republika/Prayogi)

Foto: Republika/ Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menargetkan seluruh pembayaran jalan tol bisa dilakukan secara nontunai di akhir tahun 2017. Gubernur BI Agus Martowardojo menyebutkan, komitmen yang ada ini membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan termasuk operator jalan tol, perbankan sebagai penyedia layanan transaksi nontunai, dan masyarakat pengguna jalan tol sendiri.

Secara bertahap, porsi transaksi nontunai yang tahun lalu masih sebesar 30 persen akan ditingkatkan menjadi 100 persen di tahun ini. Langkah untuk menghilangkan transaksi tunai bertujuan untuk memangkas waktu antrean di gerbang tol dan efisiensi perjalanan di jalan tol.

"Kami melihat komitmen dari semua pihak dari BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol), operator, perbankan, masyarakat itu tinggi. Jadi kita optimistis 2017 bisa akan kita wujudkan," ujar Agus ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (14/3) malam.

Nantinya, BI akan membangun skema pembayaran elektronik agar bisa saling terkoneksi antar-bank. "Ya, karena sistem pembayaran di jalan tol itu menggunakan uang elektronik, dan uang elektronik akan kita bawa ke arah interconnected dan interoperated, jadi nanti bisa saling dipertukarkan," kata Agus.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA