Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Ini Kesan Masyarakat Selama Raja Salman Berlibur di Bali

Ahad 12 Mar 2017 11:07 WIB

Red: Agus Yulianto

Pesawat Boeing 744 yang membawa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud melintas di atas jalan sebelum mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar

Pesawat Boeing 744 yang membawa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud melintas di atas jalan sebelum mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar

Foto: ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Kehadiran Raja Salman bin Abdulaziz Al-Suud di Bali untuk berlibur setelah melakukan agenda kenegaraan di Jakarta memberi kesan dan dampak positif bagi masyarakat dan kalangan pariwisata di Bali. Secara keseluruhan, masyarakat Bali senang Raja Salman memilih Bali sebagai destinasi dan tempat untuk berliburnya.

I Nyoman Lastra misalnya. Dia mengatakan, Raja Salman hadir dengan membawa kedamaian, raja sangat dihormati oleh masyarakat Bali, salah satunya ini dibuktikan dengan masyarakat yang berupaya untuk melakukan swafoto (selfie) dengan anggota delegasi atau rombomgan Raja yang berlibur di sejumlah titik wisata Bali, meski kalau Raja sendiri lebih banyak di hotel.

"Masyarakat sangat senang dengan kehadiran raja beserta rombomgannya, sebagai contoh di Pantai Pandawa, mereka (anggota rombongan) membaur dengan masyarakat, mereka ramah," ujar I NyomanLastra saat dimintai komentarnya tentang kehadiran Raja Salman beserta rombongannya selama berlibur d Bali, Sabtu (11/3) malam.

Bagi kalangan parisiwisata, ujar Lastra, kehadiran raja sangat diapresiasi, kedatangan raja di Bali dianggap sebagai promosi gratis. Promosi ini tidak perlu mengeliaran biaya, dan belakangan ini masyarakat Arab yang selama ini masih berada di peringkat bawah dalam kunjungannya ke Bali, dengan kehadiran raja berlibur dan senang dengan suasana Bali yang dibuktikan dengan memperpanjang masa liburannya, ini merupakan sebuah investasi.

"Mudah-mudahan dengan kehadiran raja di Bali untuk berlibur, bisa menaikkan tingkat promosi bali sebagai destinasi wisata dunia," kata Lastra.

Dikatakannya, ada dampak positif dengan kehadiran raja, kita bisa membayatangkan berapa nilai pemasukan bagi kalangan pariwisata yang tergabung dalam PHRI, mereka menyambut dengan layanan yang baik. Kawasan pantai Nusa Dua yang menjadi titik libur anggota rombongan raja selalu dijaga kebersihannya dan mendapat penjagaan dari masyarakat dalam hal ini para petugas keamanan adat atau pecalang.

Bahkan seperti diceritakan Lastra, anggota rombongan raja dinilai dermawan saat berbelanja, seringkali mereka memberikan sisa uang kembalian kepada karyawan toko bila mereka berbelanja.

Raja Salman beserta rombongan delegasinya, akan meninggalkan Indonesia menuju Jepang hari ini, Ahad (12/3). Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan mengantar Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud untuk bertolak ke Jepang di Bandara Internasional Ngurah Rai.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA