Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Seorang Nenek Pengedar Sabu Ditangkap di Sleman

Senin 27 Feb 2017 12:43 WIB

Rep: Rizma Riyandi/ Red: Dwi Murdaningsih

Barang bukti sabu  (ilustrasi)

Barang bukti sabu (ilustrasi)

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Seorang nenek berusia 51 tahun ditangkap pihak kepolisian saat mengambil sabu di Jalan Magelang, Dusun Lodoyong, Desa Lumbungrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, DIY. Selain bertransaksi untuk keperluan konsumsi pribadi, rupanya sang nenek juga merupakan pengedar narkotika golongan I di kabupaten setempat.

"Tersangka berinisial KSW kami tangkap tanggal 12 Februari pukul 14.30," kata Kapolres Sleman, Burkan Rudy Satria saat ditemui di halaman Polres Sleman, Senin (27/2).  Menurutnya, perempuan yang telah memiliki lima cucu itu telah aktif beroperasi sebagai pengedar sabu selama satu tahun. Adapun sabu yang ia jual seharga Rp 1,2 juta per gram. Sedangkan sistem penjualannya dilakukan dengan cara memesan melalui sms. Kemudian pembayaran ditransfer ke rekening bank milik tersangka. Selama ini KSW berdalih menjual sabu untuk obat kuat.

Rudy mengemukakan, tersangka sendiri seringkali berpindah-pindah tempat tinggal. Sehingga cukup sulit untuk ditemukan. Namun, setelah ditelusuri lebih dalam, akhirnya polisi bisa menangkap KSW beserta sabu yang baru saja dibelinya.

"Pengungkapan tersangka ini bermula dari penyelidikan beberapa kali transaksi. Uniknya selain pengedar, nenek ini juga konsumen," kata Burkan. Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari tangan tersangka berupa satu bungkus sabu seberat 0,5 gram.

Perbuatan KSW telah melanggar pasal 112 dan 127, UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Akibatnya ia diancam kurungan penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA