Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Donna Agnesia Bekali Ketiga Anaknya dengan Bahasa Inggris

Jumat 24 Feb 2017 12:52 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Darius Sinathrya dan Donna Agnesia.

Darius Sinathrya dan Donna Agnesia.

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Donna Agnesia dan Darius Sinathrya mengaku menjadi satu tim dalam urusan keluarga. Terutama dalam urusan pendidikan anak-anaknya.

“Saya dan Darius sebagai mitra, tim, termasuk memilih sekolah, les anak-anak, kursus bahasa Inggris, kita selalu ngobrol, kita mau kasih yang terbaik untuk anak-anak, termasuk dengan les bahasa Inggris,” ujarnya kepada wartawan.

Bahkan anak ketiganya Sabrina yang awalnya tidak mau menggunakan bahasa Inggris, sekarang sudah mulai melakukannya. “Kakak, don’t touch it, touch it. Lucu senang sih, saya tuh dari dulu senang sama anak kecil yang ngomong bahasa Inggrisnya jago, seru saja dengarnya. Waktu dulu mungkin orang tua saya belum mampu untuk les atau kursus bahasa Inggris, sekarang kita persiapkan termasuk masalah bahasanya. Begitu sudah mulai sekolah, karena sekolahnya nasional, bukan internasional maka harus ada dapat kursus bahasa Inggris,” ujar Donna, yang mengaku memasukan anaknya ke tempat les Bahasa Inggris sejak usia empat tahun.

Selain les Inggris, di rumah Donna juga membiasakan ketiga anaknya berbicara bahasa asing tersebut. Anaknya Leo, di rumah sudah lebih banyak bicara bahasa Inggris. Sedangkan di sekolahnya yang nasional menggunakan bahasa Indonesia. “Kalau di rumah saya biasakan Inggris karena buat latihan, karena harus praktik terus berlanjut, kalau les kan cuma seminggu dua kali, nonton tv, ngobrol, bahkan kalau saya salah menyebut, he jadi she, dibenarkan,” jelasnya.

Donna mengungkapkan alasan utama ketiga anaknya harus belajar bahasa Inggris karena dia ingin anaknya lebih percaya diri. Ini lantaran persaingan semakin keras, sekarang ada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan segala macam. Dan mereka bukan hanya bersaing dengan anak-anak Indonesia tapi juga anak negara lain dari luar negeri nantinya.

“Dan benar sekarang kalau kita melamar pekerjaan dan segala macam ditanya bisa bahasa apa, engggak hanya Bahasa Indonesia. Mereka juga bisa memilih cita-citaya jadi apa, dan bisa maksimal dengan adanya belajar bahasa Inggris.”

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA