Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Mandiri Capital Suntik Investasi Startup Fintech 2 Juta Dolar AS

Senin 20 Feb 2017 13:33 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nidia Zuraya

ilustrasi financial technology

ilustrasi financial technology

Foto: integral-storage.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Mandiri Capital Indonesia (MCI) memimpin pendanaan untuk investasi startup fintech dalam bidang point of sales (POS) terkemuka di Indonesia yaitu Moka Pos senilai 2 juta dolar AS.

Menurut Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro, startup tersebut merupakan perusahaan dalam negeri yang fokus pada bisnis Mobile Pointof Sale untuk UMKM di Indonesia. MOKA POS menyediakan aplikasi Android/iOS yang digunakan untuk kasir baik merchantonline maupun offline yang membantu pemilik bisnis dalam mengakses data seperti laporan penjualan, persediaan dan komplain dari customer secara langsung.

Eddi menjelaskan, Bank Mandiri memiliki banyak pelanggan UKM, memiliki misi untuk membantu mereka bertumbuh. Perseroan menilai, salah satu halangan bagi UKM adalah pendataan yang masih manual. 

"Kami berpikir bahwa Moka adalah partner yang tepat dalam memberikan solusi terhadap halangan tersebut," kata Eddi Danusaputro, di Jakarta, Senin (20/2).

CEO dan pendiri Moka Pos, Haryanto Tanjo melihat pendanaan oleh Mandiri Capital Indonesia sebagai investasi strategis. Pihaknya optimistis, dengan jaringan UMKM Bank Mandiri yang sangat luas akan mendapatkan manfaat dari POS dan solusi pembayaran Moka. 

"Kami berharap kerja sama dengan Mandiri Capital Indonesia dapat semakin memberdayakan bisnis-bisnis lokal," kata Haryanto.

Moka digunakan oleh lebih dari 2.500 toko di Indonesia, dan berencana untuk tumbuh secara agresif tahun ini bersama Mandiri Capital Indonesia. 

Menurut Direktur Keuangan Mandiri Capital Indonesia Hira Laksamana, pihaknya akan memprioritaskan startup yang bergerak di teknologi keuangan dalam memberikan injeksi.

"Sebab, ke depan teknologi keuangan, terutama sistem pembayaran universal, akan menjadi industri unggulan menyikapi perkembangan perdagangan elektronik,” kata Hira.

Mandiri Capital merupakan perusahaan patungan (modal ventura) yang dimiliki Bank Mandiri dengan kepemilikan 99 persen dan PT Mandiri Sekuritas dengan porsi 1 persen. Mandiri Capital akan fokus di bisnis modal ventura untuk mendukung pengembangan pengusaha perintis (startup).

Pembentukan perusahaan modal ventura ini merupakan inisiatif Bank Mandiri, untuk menangkap momentum pertumbuhan perusahaan startup di Indonesia. Saat ini pertumbuhan startup Indonesia, khususnya di bidang fintech, merupakan yang kedua terbesar di ASEAN setelah Singapura. 

"Melalui Mandiri Capital, kami berharap startup Indonesia dapat tumbuh lebih pesat lagi dan dapat merangsang kreativitas generasi muda menciptakan produk dan jasa yang out of the box, khususnya yang dapat mendukung produk perbankan dan jasa keuangan lainnya,”ujar Hira.

Hira mengemukakan, perseroan akan memberikan akses penyertaan modal pada startup yang potensial dan akan memberikan mentoring kepada para startup dalam pengelolaan bisnis sekaligus memberikan masukan ide dan saran. Kemudian, MCI juga akan membantu memperluas akses pasar bagi pengusaha yang telah memperoleh modal, untuk mengenalkan produk dan jasanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA