Senin, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Senin, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Atap Stadion Tenis PON Riau Runtuh, Dua Orang Cedera

Kamis 06 Sep 2012 23:32 WIB

Red: Hazliansyah

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Atap bangunan depan Stadion Tenis PON XVIII runtuh, Kamis (6/9) sore. Reruntuhan atap menimpa mobil kontingen tenis Sumatera Utara. Namun beruntung tidak ada korban jiwa dalan kejadian ini. 

Anggota kontingen cabang tenis Sumatera Utara selamat, setelah sempat terjebak di dalam mobil yang tertimpa reruntuhan. "Sesaat sebelum bangunan runtuh, saya sempat melihat mobil yang ditumpangi kontingen tenis asal Sumut baru sampai dan parkir di bawah atap teras stadion," kata seorang saksi mata, Amran, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis malam.

Amran ketika itu bersama beberapa pekerja tengah memasang lampu dan bersih-bersih. "Waktu itu, sekitar jam 17.00 WIB, hujan deras dan angin kencang. Atap sudah mulai terlihat bergoyang dan tiba-tiba runtuh," katanya.

Menurut Amran, saat itu mobil Innova bernomor polisi BK 18 QD yang disewa kontingen tenis Sumut berada tepat di bawah atap yang runtuh. Tapi beruntung, sesaat sebelum insiden terjadi, dua orang tampak turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam stadion. Sedangkan seorang lainnya yang berada di depan bersama sopir, menurut Amran, tidak sempat turun dan akhirnya mobil tertimpa reruntuhan atap.

"Saya waktu itu ada di dekat mobil, tepatnya di depan pintu masuk bagian luar. Saya melihat persis dua orang yang ada di dalam mobil sempat terjepit, namun akhirnya berhasil keluar dan selamat, dan bahkan tidak ada luka sedikit pun," katanya.

Amran mengaku sempat turut terjebak pada tiang-tiang besi penyanggan atap teras stadion itu, namun tidak sampai menimpanya. "Saya hanya kena pecahan kaca. Luka di bagian tangan kanan, tidak begitu parah," katanya.

Namun nasib nahas dialami dua pekerja yang tengah memasang lampu dan pembersihan di teras depan stadio. "Kedua pekerja itu mengalami luka cukup parah. Yang satu saya lihat mengalami luka di bagian kaki dan tangan. Sementara satu lagi luka di bagian bahu," katanya.

Amran mengaku ketika insiden itu, ada banyak atlet yang tengah latihan dan uji tanding di dalam stadion. "Untung saja bangunan yang runtuh cuma di bagian depan saja. Kalau sempat seluruhnya, bisa banyak korban," katanya.

Saat ini kepolisian setempat tengah menyelidiki peristiwa runtuhnya atap bangunan di Stadion Tenis PON Riau itu.

"Ada beberapa pekerja yang telah kami bawa untuk dimintai keterangan. Untuk kontraktornya, nanti juga akan dimintai keterangan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru, AKP Arief Fajar, yang ditemui saat meninjau lokasi kejadian.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES