Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

SEA Games Ingin Saingi Asian Games Guangzhou

Kamis 19 May 2011 09:05 WIB

Rep: Ratna Puspita/ Red: Stevy Maradona

Pembukaan Asian Games di Guangzhou Cina, 2010

Pembukaan Asian Games di Guangzhou Cina, 2010

Foto: kerala365

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upacara pembukaan dan penutupan menjadi daya tarik tersendiri pesta olahraga multieven. Karena itu, Panitia Penyelenggara SEA Games XXVI Indonesia (INASOC) berupaya untuk menghadirkan seremonial yang spektakuler dan menjadi benchmark di Asia Tenggara.

Deputi IV bidang Upacara Pembukaan dan Penutupan INASOC, Indra Yudhistira, mengatakan, pihaknya akan menghadirkan seremonial massal memadukan seni, tradisi, dan olahraga yang berciri Indonesia pada ajang dua tahunan itu. "Ini tantangan bagi kami untuk membuat upacara yang menyaingi Asian Games Guangzhou tahun lalu," kata dia.

Indra mengatakan, bila Guangzhou membangun tempat pertunjukan di tepi sungai, maka Indonesia akan memanfaatkan Stadion Jakabaring, Palembang. Pada pertunjukan yang diberi tema 'Harmony in Victory' ini akan disuguhkan sejarah Indonesia.

"Ini akan menjadi pertunjukan terbesar dengan panggung yang bisa bergerak. Cerita sejarah, di antaranya tentang kerajaan Sriwijaya," ujar pria yang memiliki pengalaman di dunia pertelevisian dan panggung pertunjukan ini.

Untuk mewujudkannya, Indra akan dibantu Erwin Gutawa sebagai penata musik dan perkusionis, Ade Rudiana. Enam koreografer terbaik tanah air, Ari Tulang, Dedy Pudja, Hartati, dan Alex Hassim. Penyelenggaraan SEA Games dibutuhkan dana Rp 2,08 triliun. Namun, APBN hanya menganggarkan Rp 100 miliar. INASOC pun harus mengupayakan sisanya sebesar Rp 1,9 triliun melalui sponsor.



BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA