Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Tanjakan Bedugul Jadi Ujian Terakhir di Tour de Indonesia

Ahad 28 Januari 2018 08:14 WIB

Red: Andri Saubani

Para pembalap memacu sepedanya dalam dalam etape ketiga kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia 2018 di kawasan Watu Gudang, Jember, Jawa Timur, Sabtu (27/1).

Para pembalap memacu sepedanya dalam dalam etape ketiga kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia 2018 di kawasan Watu Gudang, Jember, Jawa Timur, Sabtu (27/1).

Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Tanjakan Bedugul di kilometer 104,3 memiliki ketinggian 1.411 mdpl.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia (TdI) 2018 memasuki etape terakhir dari Gilimanuk menuju Denpasar, Bali, Ahad (28/1). Tanjakan di kawasan Bedugul bakal menjadi ujian terakhir bagi pebalap dari 15 tim yang berpartisipasi.

Tanjakan Bedugul tepatnya di km 104,3 memiliki ketinggian 1.411 meter di atas permukaan laut dan merupakan tanjakan tertinggi pada kejuaraan dengan level 2.1 UCI itu. Pembalap dengan spesialisasi tanjakan dipastikan akan menjadi pemimpin perlombaan meski setelah tanjakan, lintasan cenderung turunan dan datar.

Nama Ariya Phounsavath dari Thailand Continental Cycling Team yang saat ini memegang predikat raja tanjakan sementara TdI 2018 kembali berpeluang untuk menyodok seperti yang dilakukan pada etape sebelumnya. Begitu juga pebalap Indonesia seperti Aiman Cahyadi dari Team Sapura Cycling.

Tidak hanya itu, andalan Timnas Indonesia, Projo Waseso yang saat ini motivasinya lagi tinggi juga kembali berpeluang masuk rombongan besar. Begitu juga dengan pemuncak klasemen sementara kejuaraan paling bergengsi di Indonesia yaitu Abdul Gani dari KFC Cycling Team.

"Seperti etape sebelumnya. Tim akan terus menjadi posisi puncak klasemen. Persaingan disini bakal lebih ketat karena etape terakhir. Semoga semuanya bisa meraih hasil yang terbaik," kata Sport Director KFC Cycling Team, Parno.

Selain dihadapkan dengan tanjakan, semua balapan juga dihadapkan lintasan datar yang panjang. Dengan demikian, peluang untuk menjadi juara memang terbuka untuk semua pembalap.

Berikut klasemen TdI hingga etape tiga.

Klasemen umum (Gandaria Jersey)

1. Abdul Gani (KFC Cycling Team) 09:50:09

2. Mohd Sahrul Mat Amin (Terengganu Cycling Team) 09:50:19

3. Muhammad Nur Aiman (Team Sapura Cycling) 09:50:22

4. Mathew Zenovich (St George Continental Cycling Team) 09:50:24

5. Ariya Phounsavath (Thailand Continental Cycling Team) 09:50:24

6. Tuguldur Tuulkhangat (Mongolia National Team) 09:50:27

7. Chartampos Kastrantas (Java Partizan) 09:50:40

8. Projo Waseso (Timnas Indonesia) 09:50:45

9. Page (Team Sapura Cycling) 09:50:47

10. Imam Arifin (KFC Cycling Team) 09:50:53

Klasemen poin (Gumading Jersey)

1. Nur Amirul Fakhruddin (Terengganu Cycling Team) 14 poin

2. Chartampos Kastrantas (Java Partizan) 12 poin

3. Mathew Zenovich (St George Continental Cycling Team) 9 poin

Klasemen tanjakan (Polkadot Jersey)

1. Ariya Phounsavath (Thailand Continental Cycling Team) 10 poin

2. Mario Vogt (Team Sapura Cycling) 8 poin

3. Mathew Zenovich (St George Continental Cycling Team) 4 poin

Klasemen pebalap Indonesia (Kayas Jersey)

1. Abdul Gani (KFC Cycling Team) 09:50:09

2. Projo Waseso (Timnas Indonesia) 09:50:45

3. Imam Arifin (KFC Cycling Team) 09:50:53

Klasemen tim

1. Terengganu Cycling Team 29:32:21

2. Team Sapura Cycling 29:32:21

3. Thailand Continental Cycling Team 29:32:21.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA