Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Greysia-Meiliana Dilarang Tanding Empat Bulan

Selasa 04 Sep 2012 22:05 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii-Meiliana Jauhari saat bertanding melawan pasangan ganda putri Korsel, Ha Jung-eun dan Kim Min-jung, Selasa (31/7) malam.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii-Meiliana Jauhari saat bertanding melawan pasangan ganda putri Korsel, Ha Jung-eun dan Kim Min-jung, Selasa (31/7) malam.

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari, mendapatkan sanksi dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berupa larangan bertanding selama empat bulan sejak kejadian pada Olimpiade 2012 lalu hingga 3 Desember mendatang.

Greysia/Meiliana dilarang bertanding untuk semua pertandingan dibawah PBSI dan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) karena diduga melakukan tindakan tidak sportif, yakni tidak ingin menang atas lawannya asal Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung, agar terhindar dari ganda terkuat dunia asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang di babak perempat final. Akibatnya keduanya didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012.

"Setelah mencermati dan mendengar dari semua pihak, bahwa sanksi itu dijatuhkan mulai kejadian sampai 3 Desember," kata Sekjen PBSI, Yacob Rusdianto, saat temu wartawan di Jakarta, Selasa (4/9).

"Dengan segala hormat pasti ada ruginya tetapi itu tolong dipahami, sanksi itu harus ada, karena mereka melanggar fairplay, BWF sudah menyatakan salah," tambahnya.

Yacob meminta sanksi yang diberikan kepada pasangan tersebut agar jangan dibandingkan dengan sanksi yang diberikan oleh negara lain kepada para pemainnya yang saat itu juga didiskualifikasi.

"Mudah-mudahan ini bisa diterima semua pihak, jangan mengulur-ulur terus kasihan atletnya. Pasti ada pro dan kontra, ada yang bilang terlalu ringan atau berat," ujar Yacob.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA