Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

PB PON Siapkan 35 Ribu Tiket Gratis untuk Final Sepak Bola

Rabu 28 Sep 2016 14:03 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: M.Iqbal

Tim sepak bola Jabar (biru) mengalahkan tim Jatim 2-1 pada laga perdana grup A cabor sepak bola PON XIX di Stadion Pakansari di Cibinong, Bogor, Rabu (14/9)

Tim sepak bola Jabar (biru) mengalahkan tim Jatim 2-1 pada laga perdana grup A cabor sepak bola PON XIX di Stadion Pakansari di Cibinong, Bogor, Rabu (14/9)

Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Panitia Besar (PB) PON 2016 membuka kesempatan pada masyarakat umum yang ingin menonton final cabang olahraga sepak bola antara Jawa Barat dan Sulawesi Selatan di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/9) petang ini.

Menurut Ketua Harian PB PON Iwa Karniwa, cabor sepak bola yang akan memperebutkan emas diharapkan bisa ditonton oleh banyak warga mengingat ini menjadi pertandingan penutup. 

"Keputusannya sudah pasti digratiskan," ujar Iwa kepada wartawan, Kamis (28/9). Menurut Iwa, panitia akan menyiapkan 35 ribu tiket gratis bagi penonton.

Bagaimana caranya? masyarakat bisa mendatangi ticket box di Jalak Harupat. "Seluruh pintu masuk dibuka dengan tiket untuk suporter Jawa Barat," katanya.

Sementara untuk suporter Sulsel, kata Iwa, panitia menyiapkan tribun khusus yang berdekatan dengan kursi pemain. Untuk menjaga keamanan, setiap pintu akan dijaga tiga orang petugas bagian tiket.

"Ditambah pasukan dari bidang keamanan PON," katanya. Iwa mengatakan, jika kapasitas sudah penuh, maka penonton atau warga bisa menyaksikan pertandingan tersebut lewat layar lebar yang dipasang di luar stadion.

Jika tak memungkinkan hadir, maka pertandingan ini bisa disaksikan di layar televisi. "Kami harapkan pertandingan bisa berjalan lancar, dan suporter berlaku tertib," katanya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA