Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Stoner tak Yakin Juara

Jumat 14 Oct 2011 19:04 WIB

Rep: Hiru Muhammad/ Red: Chairul Akhmad

Pembalap Repsol Honda, Casey Stoner.

Pembalap Repsol Honda, Casey Stoner.

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, PHILIP ISLAND – Peluang Casey Stoner untuk meraih gelar juara pada ajang MotoGP di negaranya sendiri sangat berat lantaran dirinya harus bersaing ketat dengan pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

Pengakuan itu disampaikan Stoner, Jumat (14/10) jelang laga Australia MotoGP di sirkuit Philip Island, Ahad  (16/10) mendatang.

Meski pembalap Australia tersebut telah mencatat waktu tercepat pada sesi latihan Jumat (14/10), namun posisi Stoner—yang telah delapan kali meraih gelar juara dari 15 seri lomba yang diikutinya sepanjang musim ini—belumlah aman untuk meraih gelar juara musim ini.

Hal itu tidak terlepas dari posisi rival terdekatnya, Lorenzo, yang telah meraih 260 poin atau tertinggal 40 poin dari Stoner yang memimpin klasemen sementara dengan meraih 300 poin. Di sisi lain keduanya masih harus mengikuti tiga kejuaraan lagi, termasuk ajang di Philip Island tersebut untuk memastikan gelar juara.

Baginya, untuk peluang juara akan terbuka lebar asalkan Lorenzo finish di posisi keempat atau meraih hasil yang lebih buruk dan dirinya meraih angka maksimal, meski hal itu diakuinya sangat berat. Di sisi lain, Lorenzo yang berupaya mempertahankan gelar juaranya pasti akan memberikan perlawanan ketat pada tiga seri terakhir dengan berupaya meraih poin maksimal.

Di sisi lain, Stoner juga masih harus mampu mengatasi ancaman rekan satu timnya, Dani Pedrosa yang meraih sukses pada laga di Motegi, Jepang. Karena itu dirinya tidak bisa menjamin dalam laga di kandang sendiri akan meraih gelar juara. "Peluang kecil, hampir tidak ada," katanya merendah.

Saat ini, Stoner masih berupaya mengincar kemenangannya ke lima kali di sirkuit sepanjang 4.448 kilometer itu. Apalagi dirinya gagal meraih angka maksimal pada GP Motegi lalu.

Sebelumnya, pembalap berusia 25 tahun itu telah empat kali naik ke podium pertama ketika masih bergabung dengan Ducati. Diharapkan sukses kembali terulang setelah dirinya bergabung dengan tim Repsol Honda. "Selama ini saya selalu sukses dan kali ini harus sukses bersama Honda," katanya seperti dikutip ESPNstar.com.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA