Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

Selasa, 5 Syawwal 1439 / 19 Juni 2018

Satria Muda Siapkan Cara Antisipasi Bigman Asing CLS

Selasa 18 April 2017 02:12 WIB

Red: Israr Itah

Point guard Satria Muda Pertamina Audy Bagastyo membawa bola.

Point guard Satria Muda Pertamina Audy Bagastyo membawa bola.

Foto: dok satria muda pertamina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satria Muda (SM) Pertamina mewaspadai kiprah bigman asing CLS Knights Surabaya, Willard 'Duke' Crews, jelang pertandingan perdana semifinal IBLPertalite 2017. Kedua tim akan berlaga pada gim pertama dalam format the best of three di GOR Kertajaya Indah, Surabaya, Rabu (19/4).

"Duke Crews itu badannya atletis dan seorang shot blocker. Dia membuat pertahanan CLS menjadi kuat," ujar Wakil Presiden PT Indonesia Sport Venture, perusahaan yang menaungi Satria Muda Pertamina, Rony Gunawan di Jakarta, Senin (17/4).

Duke Crews, pebasket asing berposisi forward-center dengan tinggi badan 201 sentimeter, merupakan pemain baru CLS. Ia mulai bermain pada babak play-off.  Bersama pemain impor lain Ashton Smith, mereka diplot menggantikan Dechriston McKinney dan pebola basket naturalisasi Jamarr Andre Johnson.

Duke Crews langsung menunjukkan pengaruhnya di tim dalam tiga laga play-off melawan Bank BJB Garuda Bandung yang dimenangi CLS.  Pada tiga laga tersebut, pemain berusia 29 tahun itu membuat rata-rata 20,67 poin dan 12,67 rebound per-laga. Dari jumlah rebound tersebut, dia mencatatkan 9,33 rebound bertahan per gim.

Namun, catatan dan performa baik itu tidak SM. Rogun, sapaan akrab Rony, mengatakan SM sudah mengantisipasi pertahanan ketat CLS dengan membenahi sektor penyerangan mereka.

Menurut Rogun, organisasi serang SM sudah semakin baik usai menjalani laga persahabatan di Manila, Filipina, pada awal April lalu melawan dua tim, San Beda Red Lions dan Ateneo Blue Eagles.

"Sebelumnya serangan kami bermasalah. Namun kini lebih teratur sejak uji coba ke Filipina. Kami berharap kekurangan-kekurangan pemain asing SM bisa ditutupi para pemain lokal," tutur Rogun.

Seusai bertanding di GOR Kertajaya, kedua tim akan bertarung di kandang SM, Britama Arena, Jakarta pada Ahad (23/4). Kalau kedudukan imbang, laga terakhir digelar pada Senin (24/4) di tempat yang sama.

Pertemuan SM dan CLS di semifinal 2017 merupakan ulangan semifinal IBL 2016. Ketika itu, CLS berhasil melaju ke final dan menjadi juara.

Pemenang pertandingan SM versus CLS akan bertemu tim terunggul dari semifinal Divisi Putih yang mempertandingkan W88.News Aspac Jakarta melawan Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta, 27-30 April di GOR C-Tra Arena, Bandung. Babak final yang dijadwalkan berlangsung pada 4-7 Mei 2017. 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES