Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Flexi NBL Indonesia: Satria Muda Britama Bekuk Dell Aspac

Sabtu 17 Dec 2011 21:44 WIB

Red: Chairul Akhmad

Logo Satria Muda Britama

Logo Satria Muda Britama

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Akhirnya, Satria Muda berhasil menjauhkan diri dari Aspac dan berhasil menjuarai klasemen sementara Flexi NBL Indonesia 2011-2012 dengan lima kemenangan awal berturut-turut.

Skor kuarter pertama cukup berimbang untuk kedua tim, dengan kemenangan 17-16 untuk Satria Muda. Namun SM bermain longgar di kuarter kedua, dengan hanya memasukkan 12 poin, sedangkan Aspac menyumbangkan 15 poin.

Skor sementara di babak pertama adalah 31-29 untuk kemenangan Aspac. Faisal menjadi top skorer SM dengan 7 poin, sedangkan Galank Gunawan mengumpulkan 4 poin dan 10 rebounds.

Dua tembakan dari Wisnu membuat SM berhasil membalikkan kedudukan di awal kuarter ketiga, skor 33-31 untuk keunggulan SM. Lalu di beberapa menit berikutnya, Aspac gagal memasukkan tembakan bertubi-tubi, sedangkan SM berhasil memanfaatkan keadaan dari transition offense, skor 38-33 untuk keunggulan SM dan Aspac terpaksa memanggil timeout pada saat kuarter ketiga baru berjalan tiga menit.

Selepas timeout, Oei Abraham Yoel dimasukkan untuk menggantikan Mario Gerungan di posisi PG. Oki Wira berhasil memasukkan tiga angka, skor 36-38 untuk SM. Namun lagi-lagi SM memanfaatkan lemahnya transisi defense Aspac, easy poin dari Wisnu, skor 36-40 untuk keunggulan SM. Oki tidak tinggal diam dan memasukkan three poin lagi untuk memperkecil ketinggalan, skor 39-40 untuk keunggulan SM.

Oki Wira menjadi highlight di kuarter ketiga pertandingan ini. Setelah hanya menyumbangkan empat poin di babak pertama, Oki Wira Sanjaya menyumbangkan three pointsnya yang ketiga di kuarter ketiga [hasil dari transisi], dan memaksa SM untuk memanggil timeout. Skor berimbang 42-42 dengan sisa waktu tiga menit di kuarter ketiga.

Usai timeout, transisi offense Oei Abraham dan Iyus dari Aspac berhasil membuat tim mereka unggul kembali, skor 44-42 untuk Aspac. Buruknya transisi defense dari kedua tim menjadi jalannya cerita di kuarter ketiga, Faisal pun memanfaatkannya dengan mencetak 5 poin berikutnya untuk SM [three poin dan layup], skor berbalik 47-44 untuk SM.

Skor akhir di kuarter ketiga adalah 49-46 untuk keunggulan SM. Kuatnya pertahanan SM yang dipimpin oleh Dodo membuat Aspac semakin tertinggal di kuarter keempat. Skor sementara adalah 59-52 di sisa 4.41 kuarter keempat, timeout dipanggil Aspac.

Ternyata keputusan Aspac memanggil timeout memang tepat. Thoyib berhasil memasukkan dua poin, dan Xaverius berhasil memasukkan shooting dari jarak jauh yang membuat defisit angka semakin mengecil. Skor 59-56 dan SM berbalik memanggil timeout saat pertandingan masih tersisa empat menit.

Defense Aspac bertambah garang seusai timeout, namun Faisal berhasil menambah angka untuk SM dari pick and roll yang diselesaikan dengan layup. Skor 61-56 untuk SM, sisa tiga menit di pertandingan.

Kejadian berikutnya sungguh mengerikan buat Aspac dan menjadi momentum kekalahan mereka. Thoyib berhasil mendapatkan defensive rebound dan berdiri dengan bebas. Dodo lalu mendekati Thoyib dan memberi pressure, Thoyib kemudian terdorong sampai jatuh, namun sempat mengoper bola ke dalam lapangan, sayangnya bola diintercept oleh Bona [Bona difoul dan berhasil memasukkan dua FT]. Skor 63-57 untuk SM.

Lalu Ramadhani membuat turnover, dan Faisal langsung memanfaatkan kesalahan Aspac dengan memasukkan tembakan tiga angka, skor 66-57 di sisa waktu satu menit 24 detik. Kemudian Iyus gagal memasukkan three pointsnya, dan Wisnu berhasil memasukkan dua FT untuk SM. Skor bertambah jauh: 68-57 untuk keunggulan SM.

Pertandingan seperti sudah berakhir di satu menit terakhir di mana pemain-pemain Aspac seperti Iyus dan Oki Wira mencoba three poin-three poin dari posisi sulit, yaitu tembakan-tembakan desperate dengan tangan di depan muka mereka untuk mengejar ketertinggalan.

Skor akhir big match Aspac dan SM adalah 72-62 untuk kemenangan Satria Muda Britama Jakarta. Faisal menjadi top skorer pertandingan dengan mencetak 30 poin (6-13 3FG), atau 40 persen dari poin SM.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA