Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

SM Britama Puncaki Klasemen NBL, Duel Panas Menanti

Jumat 16 Dec 2011 06:20 WIB

Rep: Ratna Puspita/ Red: Didi Purwadi

Pebolabasket Satria Muda Britama Jakarta, meluapkan kegembiraannya setelah menjadi juara pertama Championship Series NBL.

Pebolabasket Satria Muda Britama Jakarta, meluapkan kegembiraannya setelah menjadi juara pertama Championship Series NBL.

Foto: Antara/Bambang Suseno

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Faisal Julius Achmad memimpin Satria Muda Britama menaklukan Muba Hangtuah IM Sumatera Selatan, 64-53, pada Seri I National Basketball League (NBL) 2011/2012 di GOR C-Tra Arena, Bandung, kemarin.

Faisal menjadi top skor dengan 21 poin. Disusul Galank Gunawan yang mencatat double-double 10 angka dan 10 rebound serta Christian Ronaldo Sitepu sembilan poin dan 11 rebound.

Faisal mengaku kunci kemenangan timnya terletak pada pertahanan yang lebih siap menghadapi tembakan-tembakan perimeter skuad asuhan Nathan Canson. "Kami fokus untuk mematikan perimeter shooter. Selanjutnya, kami mengembangkan permainan," kata guard SM Britama ini.

SM Britama langsung mengendalikan permainan sejak kuarter pertama dengan keunggulan 22-14. Muba berusaha mengejar ketertinggalan pada kuarter kedua. Tapi, pertahanan ketat yang dikawal Galank dan Dodo membuat SM Britama menguasai pertandingan.

Hasil ini membuat Satria Muda belum terkalahkan selama empat laga terakhir dan memuncaki klasemen sementara NBL musim ini. SM Britama akan melakoni duel klasik melawan Dell Aspac Jakarta pada Sabtu (17/12). Seperti SM Britama, Aspac juga belum terkalahkan sepanjang seri I digelar.

Faisal mengatakan duel tersebut akan menjadi pertarungan mental antarkedua tim. Sebab, kedua tim sudah mengenal kekuatan masing-masing. "Kami harus fokus pada pertahanan. Duel ini bakal ketat," ujar dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA