Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Arena Jet Ski dan Layar Ditargetkan Siap Delapan Bulan Lagi

Senin 04 September 2017 18:50 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Israr Itah

Jet ski.

Jet ski.

Foto: phuketthailand2014.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lokasi pembangunan arena pertandingan cabang olahraga (cabor) jet ski dan layar sudah ditetapkan dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (4/9). Venue ini akan digunakan untuk Asian Games 2018.

"Dua lokasi yang disetujui adalah layar di (samping) Asahimas (perusahaan yang memproduksi gelas), di daerah Ancol barat dan juga jet ski ada di pantai indah Ancol di belakang Mercure," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Penataan Pembangunan Strategis I Dirjen Cipta Karya Kementerian PU PR Eki Arsita Rizki di Balai Kota Jakarta.

Target pembangunan arena dua cabor ini selesai pada sekitar delapan hingga 10 bulan ke depan.  "Insya Allah bulan Mei kita siap untuk tes venue," katanya.

Pemilihan lokasi pertandingan ini tidak asal tunjuk. Keputusan secara teknis dibimbing oleh technical delegate dari The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA), Asosiasi Jet Ski Indonesia, dan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi).

Ground breaking pembangunan venue jet ski dan layar ini akan dilaksanakan pada awal November. Kementerian PU PR harus mengurus perizinan sebelum memulai konstruksi fisik.

Eki kemudian membicarakan soal luasan venue jet ski. Untuk standar internasional venue jet ski berukuran minimal 12 ribu meter persegi

Yang tepenting untuk jet ski adalah field play atau arena bertanding di laut. Persyaratannya, arena tersebut harus berbatasan dengan pasir pantai.

"Kalau yang layar, kurang lebih sama 12 ribu meter persegi. Karena itu, lokasi 26 ribu meter persegi yang ada di Asahimas itu kita berbagi dengan pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu untuk mengakomodasi rumah singgah, pelayanan satu pintu," ujarnya.

Selain itu, anggaran yang dikeluarkan untuk kedua venue tersebut kurang lebih total sebesar Rp 185 miliar.

"Nanti ada kantor pengelola, gudang perawatan, gudang layar, nantinya akan dikembangkan mungkin jangka panjang untuk mess atlet. Tapi, secara locus memang memungkinkan untuk itu. Kalau yang namanya training kan bisa menginap di mana. Intinya kita fokus untuk pertandingan ini," katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Ratiyono mengatakan surat keputusan penetapan venue layar dan jet ski datang dari Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

"Jadi setelah dikaji maka ditetapkan untuk layarnya di Ancol Barat, kemudian untuk jet skinya di belakang Mercure. Sudah dikaji dan itu akan dilaksanakan dan besok sudah mulai dikerjakan," kata Ratiyono.

Pembangunan venue layar dan jet ski ini diambil dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). Target pembangunan dua venue ini selesai pada delapan bulan ke depan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA