Kamis, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Kamis, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Presiden Jokowi Terima Atlet Peraih Perunggu Paralimpiade Rio

Kamis 22 Sep 2016 13:09 WIB

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Andri Saubani

Presiden Joko Widodo menerima atlet peraih medali perunggu dalam Paralympic Games 2016, Ni Nengah Widiasih, di Istana Merdeka, Kamis (22/9).

Presiden Joko Widodo menerima atlet peraih medali perunggu dalam Paralympic Games 2016, Ni Nengah Widiasih, di Istana Merdeka, Kamis (22/9).

Foto: Republika/Halimatus Sa'diyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima atlet peraih medali perunggu dalam Paralimpiade Rio de Janeiro, Ni Nengah Widiasih, di Istana Merdeka, Kamis (22/9). Widia, merupakan atlet angka besi yang mewakili Indonesia dalam pesta olahraga dunia khusus bagi para atlet difabel tersebut. 

Selain Widia yang datang dengan menggunakan kursi roda, Jokowi juga menjamu sejumlah atlet difabel lain, di ruang tengah Istana Merdeka. Sekitar 30 menit Presiden Jokowi melakukan diskusi bersama mereka. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan, Presiden menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Widia membawa pulang medali perunggu dalam ajang bergengsi Paralimpiade 2016. 

“Presiden memberikan selamat sekaligus menyampaikan kebanggaan yang luar biasa karena Paralympian kita masih bisa mempertahankan tradisi perunggu," kata Imam, seusai pertemuan. Imam melanjutkan, Jokowi berpesan agar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai mempersiapkan para atlet untuk bertanding di Paralympiade 2020 mendatang di Tokyo, Jepang.

Presiden, kata Imam, memberikan penekanan pada perbaikan sistem dan manajemen rekrutmen atlet. Menurut Imam, hingga saat ini baru empat cabang olahraga yang menjadi prioritas pemerintah untuk Paralimpiade, yakni angkat besi, renang, tenis meja dan atletik. 

Imam menyebut ada peluang besar bagi atlet Indonesia untuk menambah perolehan medali dalam Paralimpiade mendatang. Alasannya, dalam Paralimpiade Rio, kesembilan atlet yang dikirim Indonesia berhasil memperbaiki rekor mereka masing-masing. Misalnya, Imam mencontohkan atlet renang Indonesia, Syuci Indriyani, berhasil masuk lima besar dan satu-satunya yang mewakili Asia. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA