Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Indonesia Raih Emas Kejuaraan Silat di Malaysia

Senin 22 Sep 2014 21:11 WIB

Red: M Akbar

Atlet pencak silat Indonesia Awaluddin (kiri) terjatuh saat bertanding melawan atlet Myanmar Zay Yar (kanan) pada final pencak silat nomor tarung 45-50 kilogram SEA Games ke-27 di Zeyar Thiri Indoor Stadium, Naypyitaw, Myanmar, Minggu (15/12). Awaluddin me

Atlet pencak silat Indonesia Awaluddin (kiri) terjatuh saat bertanding melawan atlet Myanmar Zay Yar (kanan) pada final pencak silat nomor tarung 45-50 kilogram SEA Games ke-27 di Zeyar Thiri Indoor Stadium, Naypyitaw, Myanmar, Minggu (15/12). Awaluddin me

Foto: ANTARA FOTO

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim DKI Jakarta berhasil meraih tujuh emas dalam kejuaraan Pencak Silat Antara Bangsa Piala Timbalan Perdana Menteri 2014 yang digelar di Malaysia, 15-20 September lalu.

"Pencapaian ini sebetulnya luar biasa, kami berhasil meraih tujuh emas," kata Asisten Manager Tim Pencak Silat DKI Tri Widodo di Jakarta, Senin (22/9).

Mantan juara dunia pencak silat 2000 di Vietnam itu, menjelaskan tim asuhannya meraih enam emas dengan tiga perak dan tiga perunggu untuk kategori senior serta satu emas dengan satu perak untuk kategori pelajar.

Hasil tersebut mengantarkan Indonesia mendapatkan juara umum dari kejuaraan terbuka itu. Ia mengatakan kejuaraan internasional itu diikuti sekitar 600 pesilat dari Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, Filipina, Australia, Jepang, Uzbekistan, Nigeria, dan Indonesia.

Tri juga menjelaskan dari Indonesia total ada 50 pesilat dengan 20 orang dari DKI Jakarta dan 30 lainnya berasal dari Tangerang, Universitas Negeri Yogyakarta dan Perguruan Keluarga Pencak Silat Nusantara.

"Kemarin sebetulnya targetnya tidak muluk-muluk karena kita anggap sebagai ajang uji coba, tapi kita tekankan kepada atlet, apapun pertandingannya kita harus tampil maksimal," kata Tri.

Menurut dia, pesilat Indonesia sempat terkejut ketika bertanding dengan negara yang menurunkan pesilat dari tim nasionalnya.

"Malaysia dan Singapura ternyata menurunkan atlet kelas timnasnya, atlet kita sedikit grogi, namun ternyata kita berhasil mengatasinya dengan baik dan menang," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA