Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Toko Keluarga Kardashian Dirampok

Rabu 11 Jan 2017 09:09 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Winda Destiana Putri

Kim Kadarshian

Kim Kadarshian

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Kim Kardashian sepertinya tidak bisa beristirahat dengan tenang. Toko keluarga Kardarshian DASH di Melrose, Los Angeles, dirampok setelah penangkapan 17 orang perihal perampokan di Paris, Prancis.

Pada Senin (9/1), tersiar kabar jika toko keluarga Kardashian kedatangan rampok. Peristiwa ini dilakukan oleh seorang wanita yang mengambil pakaian senilai 1.600 dolar AS dan sebuah parfum.

Polisi saat ini sedang mencari tersangka, namun sejauh ini tidak ada penangkapan yang dilakukan. Identitas dari individu-individu yang terlibat juga belum dirilis. "Ada panggilan pencurian besar di 8420 Melrose Ave pukul 14.22, kemarin. Tersangka digambarkan sebagai perempuan dewasa hitam berusia 30-an dengan kepala dicukur. Dia berada di dalam lokasi dan mencuri sekitar 1.600 dolar AS. Dia terlihat meninggalkan lokasi dengan kendaraan sedan KIA perak bersama seorang pengemudi laki-laki kulit hitam," ujar Sersan Bishop dikutip dari Aceshowbiz, Rabu (11/1).

Seorang saksi yang mengetahui kejadian tersebut melaporkan jika peristiwa itu berjalan begitu cepat. Perampok yang masuk kemudian langsung keluar sebelum orang-orang menyadari peristiwa itu terjadi. "Dia (perampok) hanya meraih beberapa item dan melepaskannya. Itu bukan masalah besar, saya tidak melihat senjata apapun," ujar saksi tersebut memberikan keterangan.

Menurut sebuah sumber yang dekat dengan keluarga Kardashian, Kim dan ibunya Kris Jenner menyadari peristiwa perampokan itu. Namun, mereka tidak terlibat langsung dalam kejadian, hanya saja mereka mencari tahu keadaan orang-orang di tokonya selamat dan bersyukur tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Polisi Tangkap Belasan Orang Terkait Perampokan Kim Kardashian

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA