Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

OJK: Terpilihnya Trump tak Pengaruhi Industri Perbankan Indonesia

Senin 14 Nov 2016 12:18 WIB

Red: Nidia Zuraya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Foto: dok.Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Neslon Tampubolon mengatakan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat tidak banyak memengaruhi industri perbankan di Tanah Air.

"Sejauh ini, tidak ada reaksi yang berlebihan dari stakeholder perbankan, baik pemilik dana maupun mereka yang memanfaatkan jasa perbankan," kata Nelson di Jakarta, Senin (14/11).

Reaksi pelaku pasar yang ditunjukkan dengan turunnya indeks harga saham gabungan (IHSG) dan melemahnya rupiah terhadap dolar AS, kata Nelson, hanya reaksi sesaat dan sifatnya temporer. "Menurut saya itu hanya reaksi sementara, biasalah orang melihat ke mana ini arahnya. Akan tetapi, ini akan normal kembali," katanya.

Nelson juga menanggapi kekhawatiran akan timbulnya dampak negatif dari kebijakan-kebijakan ekonomi yang sempat diutarakan Trump saat kampanye. Menurut dia, sosok Donald Trump akan tetap melihat kepentingan negaranya.

Jika dianggap menguntungkan, lanjut dia, AS bisa saja memperluas pasar mereka, bukan menutup diri dan membatasi hubungan dagang dengan negara-negara lain. "Jadi, kita berharap transaksi dengan Amerika itu positif bagi kita, biar pun Donald Trump atau siapa pun pemimpinnya," ujar Nelson.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA