Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

150 Siswa Wisata Sejarah Peringati Hari Pahlawan

Rabu 02 Nov 2016 09:18 WIB

Red: Damanhuri Zuhri

Keluarga melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Selasa (10/11).  (Republika/Wihdan)

Keluarga melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Selasa (10/11). (Republika/Wihdan)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 150 siswa-siswi dari 17 SMA sederajat di Jakarta dan sekitarnya berwisata sejarah dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Pahlawan 2016.

"Kegiatan ini sebagai upaya untuk membangkitkan semangat kebangsaan terutama bagi generasi muda," kata Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras saat melepas para pelajar peserta wisata sejarah di halaman Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (2/10).

Wisata sejarah akan berlangsung di tiga lokasi yang bernilai historis yaitu Monumen Pancasila Sakti atau yang lebih dikenal dengan Lubang Buaya, Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata dan Museum Satria Mandala.

Sejumlah siswa yang ikut antara lain berasal dari SMA Labschool Jakarta, Gandhi Memorial Indonesian School, SMA Negeri 3 Tangerang, SMA Negeri 8 Tangerang dan SMA Al-Azhar Jakarta. Mereka akan disambut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di TMPN Kalibata dan berziarah serta tabur bunga.

Hartono Laras mengatakan, sekolah-sekolah yang ikut wisata sejarah sudah diseleksi dan bekerja sama dengan guru sekolah masing-masing. "Setelah nanti puncak Hari Pahlawan 10 November, kita akan berkunjung ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi dalam kegiatan Pahlawan Go To School," kata Hartono.

Pada Hari Pahlawan 2016, panitia nasional telah meminta seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah di seluruh Tanah Air untuk ikut serta menyemarakkan dengan berbagai kegiatan.

Salah satu siswa peserta wisata sejarah dari SMA Al-Azhar, Naufal mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. "Belum pernah ikut acara ini, maka saya mengajukan diri untuk ikut wisata sejarah karena ingin tahu juga tempat-tempat sejarah di ibu kota," kata Naufal.

Meski bersekolah di wilayah Jakarta, ia mengaku belum pernah mengunjungi Monumen Pancasila Sakti dan juga Museum Satria Mandala. "Kalau ke TMP Kalibata sudah pernah tapi sudah lama sekali hanya jalan-jalan saja," kata Naufal.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA