Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Memutihkan Gigi tanpa ke Dokter? Bisa...

Kamis 27 Oct 2016 15:56 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Memiliki gigi putih merupakan dambaan setiap wanita.

Memiliki gigi putih merupakan dambaan setiap wanita.

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak para model atau pekerja dunia hiburan yang melakukan pemutihan gigi. Tapi pemutihan gigi tidak bisa dilakukan untuk segala usia. Ada batasan usia tertentu yang boleh melakukannya.

Dokter gigi Melissa Adiatman menyarankan sebaiknya yang bisa melakukan pemutihan gigi adalah yang sudah memiliki gigi tetap. Jangan yang masih gigi campuran atau gigi susu.

Ia mengungkapkan sejauh ini yang melakukan pemutihan gigi di kliniknya lebih banyak perempuan. Walaupun kaum pria juga ada yang melakukan pemutihan gigi. Mereka yang melakukannya banyak yang bekerja di dunia model dan hiburan. Ada pula yang lajang dan bersiap menikah. "Sebanyak 70 persen perempuan dan 30 persen laki-laki," ujarnya.

Memutihkan gigi di dokter gigi memang langsung menunjukkan hasil signifikan. Namun selain ada efek sampingnya ternyata biayanya juga tidak murah, paling rendah sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. Jangan khawatir, Anda bisa juga memutihkan gigi di rumah. Bagaimana caranya?

Melissa Adiatman menjelaskan memutihkan gigi bisa dilakukan di rumah. Caranya cukup dengan membeli pasta gigi yang ada pemutihnya. Walaupun perubahan warna giginya tidak terasa, warna gigi tetap berubah tapi naiknya pelan dan pasti.

"Apalagi kalau orangnya tidak suka minum teh atau kopi, efek sampingnya lebih ringan," ujarnya.

Berapa lama melakukan pemutihan gigi sendiri? Menurutnya efeknya sampai putih dengan pasta gigi pemutih, paling lama tiga bulan. Setelah tiga bulan itu pakai pasta yang lain, karena pasta gigi pemutih ada abrasifnya.

"Permukaan giginya memutih sih, tapi sedikit lebih kasar, kalau kita tidak menggunakan perawatan lain pakai foluride, atau pasta gigi yang lain, makin lama permukaannya makin kasar. Jadi tiga bulan ganti dulu yang lain, baru pakai lagi," tambahnya.

Selain dengan pasta gigi khusus dengan pemutih, bisa juga dengan menggunakan bahan alami. Menurutnya dahulu ada penelitian memutihkan gigi dengan ekstrak daun dan buah stroberi. Namun karena rasanya asam, memang giginya lebih putih, tapi banyak orang tidak tahan. "Dan efek memutihkannya lebih lambat karena herbal," ujarnya.

Jadi mana yang direkomendasikan, memutihkan gigi alami atau di dokter gigi? Menurutnya, tergantung kebutuhan, mau seputih apa. Kalau mau terlihat supaya bersih saja, pasta gigi cukup.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA