Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Ridwan Kamil Minta Maaf Atas Banjir Pasteur

Selasa 25 Oct 2016 07:42 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Senin (24/10).  (Antara/Agus Bebeng)

Sejumlah kendaraan terjebak banjir di kawasan Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Senin (24/10). (Antara/Agus Bebeng)

Foto: Antara/Agus Bebeng

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan permohonan maaf atas banjir Pasteur yang terjadi kemarin. Ia pun berjanji akan terus berupaya agar banjir tidak terulang.

"Kami Mohon maaf dengan banjir pasteur/pagarsih yang terjadi. Tim DBMP juga sdh selalu standby di lokasi untuk penyurutan. Sehingga siang tadi surut dalam 2 jam," ujarnya semalam lewat laman Facebook.

Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan, pemerintah sebenarnya sudah dan terus berupaya mengurangi banjir dengan memperbesar gorong-gorong dari tahun lalu, namun ternyata belum memadai.

Rencana ke depan, sistem tol air akan di pasang di Pasteur/Pagarsih seperti halnya yang dipasang di Gede Bage yang biasanya banjir, siang tadi tidak banjir.

"Kami akan terus berupaya. Hatur Nuhun," tulisnya.

Baca juga,  Ini Penyebab Banjir Pasteur, Menurut BNPB.

Hujan dengan intensitas tinggi di Bandung, Jawa Barat, Senin  menyebabkan banjir di beberapa jalan utama Kota Bandung. Kawasan Pasteur merupakan menjadi daerah yang paling terdampak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir di kawasan Pasteur setinggi 160 cm. Air menutupi jalan di kawasan tersebut seperti sungai. Sedangkan di Jalan Pagarsih tinggi banjir mencapai 150 cm dan Jalan Nurtanio setinggi 120 cm.

“Banjir mengalir dengan cepat dan semua drainase perkotaan meluap. Saluran drainase perkotaan tidak mampu mengalirkan aliran permukaan sehingga terjadi banjir,” kata Sutopo dalam keterangan persnya kepada Republika.co.id Senin (24/10).

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA