Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Ilmuwan Teliti Detak Jantung Pertama untuk Atasi Permasalahan Jantung

Jumat 14 Oct 2016 19:39 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Winda Destiana Putri

Jantung

Jantung

Foto: Ilustrasi (Youtube)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jantung merupakan organ fungsional pertama yang dibentuk pada embrio burung dan mamalia termasuk manusia. Selama ini, diyakini detak jantung pertama terjadi sekitar hari ke-21 atau 22 setelah pembuahan.

Namun, para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa detak jantung pertama terjadi lebih awal yaitu 7,5 hari setelah pembuahan pada tikus yang setara dengan hari ke-16 pada embrio manusia. Kendati demikian, para peneliti belum mengetahui secara rinci apa yang terjadi dalam beberapa minggu pertama setelah pembuahan disebabkan karena tahap perkembangan embrio yang begitu kompleks.

Tim peneliti dari Universitas Oxford, Inggris, mengatakan penemuan bukti baru ini dapat menambah pemahaman tentang penyakit jantung bawaan. "Kami berusaha untuk memahami bagaimana jantung berkembang sehingga akhirnya menyebabkan cacat jantung. Penelitian ini juga ingin mengetahui bagaimana jantung berkembang di dalam rahim sebelum kelahiran untuk memperbaiki jantung orang dewasa," kata ketua peneliti Paul Riley, dikutip Science Alert Kamis (13/10).

Menurut Riley, mengetahui kapan detak jantung pertama dimulai dapat memecahkan cara mengatasi permasalahan jantung. Ini merupakan salah satu langkah untuk mencegah kondisi kelainan jantung yang timbul selama kehamilan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA