Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Kalimantan Utara Absen di Peparnas 2016

Jumat 14 Oct 2016 13:08 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Israr Itah

Ahmad Heryawan

Ahmad Heryawan

Foto: Republika/Edi Yusuf

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ketua Umum Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan sebagian besar atlet dari masing-masing daerah sudah hadir di Kota Bandung. Meskipun sudah hadir semua namun ada satu provinsi yang absen mengirimkan perwakilannya dalam ajang olahraga tersebut. 

"Yang tidak ikut hanya satu, yaitu provinsi paling bungsu Kalimantan Utara. Provinsi ini belum mengirimkan perwakilannya," kata Heryawan di Stasion Siliwangi usai pengibaran bendera Peparnas XV/2016, Jumat (14/10). 

Dia menyatakan, provinsi tersebut belum menentukan siapa atlet yang mewakili. Menurut Hwryawan, atlet paralimpik Kalimantan Utara masih dibawah atau atas nama Kalimantan Timur sehingga kontingen Kalimantan Utara kosong. 

"Insya Allah pada event berikutnya atlet yang mewakili Kalimantan Utara sudah berpisah dari Kalimantan Timur sehingga atlet paralimpiknya bisa mengikuti Peparnas selanjutnya," ujar Heryawan. 

Heryawan menuturkan hingga menuju pembukaan Peparnas XV/2016, terdapat 33 kontingen yang mengikuti pertandingan. Dia menegaskan hanya satu kontingen lagi dari Maluku Utara yang belum tiba di Kota Bandung. 

"Kontingen dari Maluku Utara akan datang pada besok pagi (15/10). Selebihnya, semua sudah tiba di Kota Bandung dan menginap di hotel masing-masing," jelas Heryawan.

Dia menambahkan, total atlet paralimpik yang bertanding di Peparnas XV/2016 berjumlah 2.842 orang. 

Pembukaan Peparnas XV/2016 akan dilakukan besok sore (15/6) bertempat di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Menko PMK Puan Maharani dikabarkan tidak menghadiri dan diganti oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA