Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Dua Pemuda Amerika Merasa Sangat Bersalah Telah Membakar Alquran

Jumat 07 Oct 2016 08:29 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Damanhuri Zuhri

Membakar Alquran (ilustrasi).

Membakar Alquran (ilustrasi).

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, MISSOURI -- Adam David Smock (24 tahun) mengaku merasa sangat bersalah karena telah mencoret-coret dinding bangunan Islamic Center di Missouri, Amerika Serikat sekitar lima tahun yang lalu. Dia juga telah membakar sebuah Alquran di depan pintu bangunan Islamic Center.

Seorang Hakim di distrik Amerika telah menjatuhkan hukuman kepada David beberapa waktu yang lalu. Dia dipenjara selama dua pekan dan menjalani hukuman masa percobaan selama lima tahun.

Selain itu, dia juga didenda 10.400 dolar AS karena telah melanggar hak asasi orang lain di Islamic Center. Hakim juga mewajibkan David untuk bekerja melayani masyarakat selama 40 jam.

Hal yang paling penting menurut hakim, David harus meminta maaf kepada pimpinan pusat Islamic Center di Missouri. Sabab, David mengaku tidak hanya mencoret-coret dinding dan membakar Alquran, David juga telah menindas dan mengancam umat Islam di sana.

Sebelumnya, teman David bernama Joshua Daniel Lobsien (24) telah mengaku bersalah lebih dulu. Kini, dia juga menjalani hukuman lima tahun masa percobaan dan didenda sebesar 5.224 dolar.

David dan Daniel sama-sama telah merasa sangat bersalah atas perbuatannya beberapa tahun lalu. Ancaman yang dilakukan dua pemuda ini cukup meresahkan. Mereka menulis kata-kata kasar penuh ancaman di dinding Islamic Center, Missouri. Dilansir dari Reuters, Jumat (7/10).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA