Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Unjuk Gigi ke Korsel dan AS, Korut Terbangkan F-16

Ahad 25 Sep 2016 19:00 WIB

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Winda Destiana Putri

Pesawat tempur F-16

Pesawat tempur F-16

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, WOSAN -- Korea Utara (Korut) menerbangkan pesawat-pesawat  jet tempur F-16. Dalam pameran penerbangan itu, juga ditampilkan kehebatan pesawat-pesawat jet tempur milik Cina, J-10.

Selain itu juga dipamerkan pesawat tempur Angkatan Udara Korut MIG-29, SU-25 yang berasal dari Rusia. Pesawat itu untuk melakukan serangan di darat.

Penerbangan pesawat jet tempur tersebut juga disertai peluncuran kembang api untuk menyemarakkan suasana. Korut bersama Cina memamerkan pesawat-pesawat tempurnya untuk menunjukkan kalau mereka memiliki kekuatan militer yang tak kalah hebatnya dari Korsel dan Amerika. Pameran jet-jet tempur tersebut dilakukan di Bandara Kalma, Wonsan, Ahad, (25/9).

Ribuan rakyat Korut terlihat memadati pameran penerbangan tersebut. Mereka mengibarkan bendera saat melihat pameran pesawat militer tersebut.

Para turis asing dan jurnalis juga diundang ke pameran penerbangan militer tersebut. Seolah Korut ingin unjuk gigi kekuatan militernya tak hanya kepada Korsel dan Amerika, namun kepada dunia.

Pilot MIG-21, Rim Sol mengatakan, pesawat yang ditumpanginya merupakan pesawat yang punya kecepatan lebih tinggi daripada pesawat-pesawat tempur lainnya. "Selain itu pesawat ini mampu melakukan manuver dengan sangat cepat," katanya seperti dilansir Bloomberg.

Dalam acara pameran penerbangan tersebut juga dipamerkan kemampuan pasukan parasut Korut. Para skydivers membawa bendera partai Korut yang sedang berkuasa. Sementara rakyat Korut dibawahnya terlihat sangat gembira melihat pameran militer tersebut.

Bandara Kalma, Wonsan dulu digunakan untuk bandara militer. Namun sekarang diperbaiki dan dikembangkan untuk digunakan sebagai bandara pesawat komersial.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA