Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Yamaha Sasar Pembiayaan Kendaraan Bermotor Lewat Pegadaian Syariah

Ahad 18 Sep 2016 17:25 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

 Yamaha Mio RTX

Yamaha Mio RTX

Foto: Mobil 123

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deta Group selaku dealer utama sepeda motor Yamaha menjalin kerja sama dengan PT Pegadaian (Persero). Kerja sama tersebut dalam program Amanah Chanelling pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor, yang dilakukan untuk memudahkan konsumen mendapatkan sepeda motor Yamaha dengan jaminan ketersediaan unit melalui Pegadaian.

Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti mengatakan, dengan jumlah nasabah Pegadaian mencapai 7 juta orang, merupakan potensi besar bagi Yamaha untuk meningkatkan penjualan. Selain itu, jaringan 4.455 outlet Pegadaian yang tersebar di seluruh Indonesia juga mendukung distribusi produk Yamaha. Menurutnya, kerja sama ini memiliki nilai strategis bagi Yamaha maupun Pegadaian. Ke depan diharapkan kerja sama ini tidak hanya dikembangkan di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung, tetapi menjangkau sampai ke seluruh Indonesia.

"Jaringan outlet Pegadaian yang sampai ke pedesaan memungkinkan distribusi sepeda motor Yamaha sampai ke pelosok negeri. Tentunya ini baik untuk bisnis Yamaha dan Pegadaian," ujar Dyonisius dalam keterangan tertulisnya, Ahad (18/9).

Dyonisius menjelaskan kerja sama ini diwujudkan dalam produk Pegadaian yaitu Amanah. Produk Amanah ini berupa pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil. Kendaraan yang masuk dalam produk ini tidak hanya kendaraan baru, melainkan juga kendaraan bekas pakai. Nasabah Pegadaian bisa mendapatkan sepeda motor Yamaha dengan uang muka minimal 20 persen, dengan angsuran paling lama 36 bulan.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Riswinandi mengatakan bahwa, produk pembiayaan kendaraan bermotor (Produk Amanah) merupakan produk yang dicetuskan oleh SBU Syariah. Untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada nasabah, produk ini juga dipasarkan di Pegadaian konvensional dengan sistem chanelling. “Saat ini produk Amanah baru dilayani di outlet-outlet Pegadaian Syariah sebanyak 611 outlet. Dengan sistem chanelling ini, kami menargetkan pada akhir tahun ini dapat dilayani di 3.250 outlet baik konvensional maupun syariah yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Riswinandi.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA