Saturday, 13 Rajab 1444 / 04 February 2023

Mahasiswa Meksiko Belajar Membatik di Solo

Sabtu 30 Jul 2016 08:45 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Seorang perajin sedang menjemur batik di Laweyan, Solo.

Seorang perajin sedang menjemur batik di Laweyan, Solo.

Foto: Herka Yanis/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tujuh mahasiswa Meksiko dan satu mahasiswa Belize mengikuti program beasiswa Darmasiswa antara lain untuk mempelajari seni membatik di Surakarta. Hal itu diungkapkan Dubes RI untuk Meksiko Serikat Yusra Khan ketika membuka kegiatan Temu Alumni Darmasiswa di KBRI di Mexico City.

Dia mengatakan, tercatat 110 mahasiswa Meksiko mengikuti program Darmasiswa sejak tahun 1996, dan banyak dari mereka yang tetap mencintai Indonesia dan memperkenalkan Indonesia di tanah airnya. Dubes yakin peserta asal Meksiko akan menyenangi dan jatuh cinta pada Indonesia.

Dia berharap pengalaman di Indonesia akan merubah cara pandang tentang Indonesia, serta memperkaya kepribadian dan keterampilan peserta. Dubes Yusra Khan berpesan agar peserta Darmasiswa dapat memanfaatkan masa belajar di Indonesia dengan baik dalam mempelajari lebih banyak mengenai budaya Indonesia.

Kepada peserta Darmasiswa tahun akademik 2016/2017 yang hadir dalam kegiatan Temu Alumni Darmasiswa ini, Dubes mengharapkan kelak dapat menjadi "duta besar Indonesia di Meksiko", yang mengemban misi untuk memperkenalkan Indonesia melalui cerita pengalaman berkesannya atas masa pembelajaran mereka di Indonesia kepada teman dan keluarga.

Kegiatan Temu Alumni Darmasiswa ini merupakan salah satu kegiatan yang diladakan KBRI melepas peserta Darmasiswa dari Meksiko. Sebelumnya, seluruh peserta asal Meksiko telah mandapatkan kelas bahasa Indonesia.

"Saya senang bisa memperoleh banyak informasi dari alumni", ujar Xochil Expinosa, salah seorang peserta yang akan mempelajari seni membatik di Surakarta.

Tiga orang alumni hadir dalam pertemuan dan berbagi pengalaman mengikuti Darmasiswa dan menceritakan pengalaman yang dialami di Indonesia serta memberikan beberapa tips dan saran yang perlu dalam proses keberangkatan serta proses adaptasi di Indonesia.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA