Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Battle of Surabaya Raih 10 Penghargaan Internasional

Jumat 15 Jul 2016 16:23 WIB

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Andi Nur Aminah

Battle of Surabaya

Battle of Surabaya

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Film Battle of Surabaya mendapatkan sepuluh penghargaan internasional. Penghargaan kesepuluh untuk film Battle of Surabaya yang versi internasionalnya berjudul November 10th ini diperoleh pada Festival Kartun dan Animasi terbesar di Asia yang diselenggarakan di Dongdaemun Design Plaza Seoul, 6 hingga 10 Juli lalu.

"Penghargaan Grand Prize untuk Battle of Surabaya dari Seoul International Cartoon and Animation Festival (SICAF) 2016 untuk kategori feature, dari Indonesia khususnya STMIK AMIKOM Yogyakarta tidak ada yang menerima, karena waktu itu pas Lebaran," kata Produser eksekutif Battle of Surabaya M Suyanto di Yogyakarta, Jumat (15/7).

Target awalnya Battle of Surabaya bisa memperoleh lima penghargaan internasional. Target dengan lima penghargaan itu saja sudah luar biasa. "Sekarang malah sudah dua kalli lipat penghargaan yang diperoleh. Ini sangat luar biasa. Ikut festival merupakan cara untuk memasarkan film yang paling murah," kata Suyanto.

Menurut dia, trik untuk mendapatkan berbagai penghargaan internasional antara lain dengan membangun film dari budaya. Dia menagtakan desain, karakter, lokasi sangat multiple dari berbagai bangsa. Tidak hanya Indonesia saja melainkan ada juga Cina, Jepang, India, Mesir, dan lain-lain sehingga bisa dinikmati oleh penonton  dunia.

Suyanto mengatakan Battle of Surabaya merupakan satu-satunya film di Indonesia yang dalam satu bulan bisa menembus satu juta penonton. Film ini ditayangkan di pesawat Garuda Indonesia. "Battle of Surabaya sumber idenya dibangun dari budaya, tetapi pola-pola model pencitraan sinematologi dan penyutradaraan tidak lepas dari model Hollywood," jelas dia.

Director MSV Pictures Aryanto mengataka dalam film Battle of Surabaya juga mengangkat isu global seperti perdamaian.
Aktor yang bernama Musa meskipun menggunakan topi Jepang, tetapi di karakternya dia anak yang shaleh, selalu cium tangan ibunya dan rajin shalat. "Jadi budaya itu tampak dalam perilakunya. Meskipun global, tetapi ada keunikan tersendiri," jelas dia.

Rencananya Battle of Surabaya akan dibuat berseri. Aryanto menatakan  Targetnya ada 100 episode dan sekarang sedang dalam proses. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA