Lalu Lintas Brexit Lancar, Belum Ada Rekayasa Lalu Lintas

Rep: kabul astuti/ Red: Citra Listya Rini

 Jumat 08 Jul 2016 11:58 WIB

PPintu keluar Brebes Timur (Brexit). (Republika/Wihdan Hidayat) PPintu keluar Brebes Timur (Brexit). (Republika/Wihdan Hidayat)

REPUBLIKA.CO.ID,  BREBES -- Memasuki H+2 lebaran 2016, situasi lalu lintas arus balik dari Jawa Tengah ke arah Jakarta di pintu keluar GT Brebes Timur masih terpantau ramai lancar. Pihak kepolisian belum memberlakukan rekayasa lalu lintas.

"Untuk sementara masih lancar, kita juga pantau mulai dari Kendal, Pemalang, Pekalongan, sampai Semarang, sementara masih landai. Termasuk di Tegal Kota masih landai," kata Kasubdit Dikyasa Polda Jawa Tengah, AKBP Indra K. Mangunsong, kepada Republika, Jumat (8/7).

Arus balik arah Jakarta di GT Brebes Timur sudah mulai tampak, tetapi belum signifikan. Polisi masih mengarahkan kendaraan masuk ke jalan tol, alih-alih Jalur Pantura. Lalu lintas didominasi oleh kendaraan mobil pribadi.

Meski peningkatan belum begitu terlihat, Indra mengatakan, pihak kepolisian tetap mengerahkan personil dalam jumlah maksimal mengantisipasi lonjakan arus balik yang tiba-tiba ke Jakarta.

Indra menambahkan, pengaturan gardu tol di GT Brebes Timur masih normal. Pengelola GT Brebes Timur membuka empat gardu ke arah Jakarta dan enam gardu ke arah Jawa Tengah. Antrean kendaraan di kedua arah belum menunjukkan kepadatan.

Tidak ada rekayasa lalu lintas di pintu keluar GT Brebes Timur, baik sistem buka tutup maupun contra flow. "Sementara belum ada rekayasa lalu lintas, masih normal. Nanti kalau ada peningkatan baru kita lakukan," kata Indra.

Kasubdit Dikyas Polda Jawa Tengah itu menerangkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan apabila volume kendaraan di GT Brebes Timur sudah penuh. Setelah Tol Brebes Timur penuh, kendaraan diarahkan ke Tol Brebes Barat.

Apabila masih penuh juga, maka akan dialihkan ke Tol Pejagan. Apabila Tol Pejagan dipenuhi kendaraan dari arah jalur selatan, pemudik arus balik akan diarahkan masuk ke Losari dan Tol Kanci.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X