Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Dinas Peternakan Jamin tak Ada Daging Oplosan

Jumat 08 Jul 2016 07:07 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Pedagang melayani pembeli daging sapi (ilustrasi)

Pedagang melayani pembeli daging sapi (ilustrasi)

Foto: Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID, MUSIRAWAS -- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Musirawas, Sumatra Selatan, menjamin hingga pascalebaran kedua Idul Fitri 1437 H, tidak ada daging oplosan atau daging ayam mati yang dijual pedagang. Stok daging maupun ayam saat ini cukup tersedia.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Musirawas Bambang Hariadi, Jumat (8/7) mengatakan pihaknya rutin melakukan pengawasan ke pasar-pasar tradisonal setempat. Hingga saat ini tidak ditemukan daging oplosan dan pedagang menjual daging ayam mati kemarin (tiren).

Ia mengatakan menjelang Lebaran dan hingga saat ini, petugas masih melakukan pengawasan untuk memantau jumlah sapi atau kerbau yang dipotong serta produksi ayam potong lokal. "Jika di daerah lain ada yang mengaku daging yang diperjualbelikan dari Musirawas ternyata dioplos dengan daging babi hutan atau lainnya itu tidak benar. Karena ternak yang dipotong disuaikan dengan permintaan masyarakat dan terdata cukup sehat," katanya.

Stok jelang lebaran hingga H+7, dia mengatakan Dinas Peternakan dan Perikanan telah menyiapkan ternak sapi sebanyak 400 ekor. Hewan tersebut berasal dari peternak sebanyak 45 ekor dan pedagang 355 ekor. Sedangkan ayam potong ribuan ekor.

Dengan demikian pasokan daging cukup terpenuhi bahkan setiap hari berlebih akibat pengaruh menurunnya daya beli masyarakat akibat anjloknya harga komoditas karet dan buah kelapa akhir-akhir ini. Pada H-1 Lebaran harga daging sempat naik sedikit. Namun hingga tengah hari stok daging masih banyak, maka pedagang kembali menurunkan dari Rp 110 ribu kembali ke Rp 100 ribu per kilogram.

"Kami sudah imbau para peternak dan pedagang untuk tidak melakukan tindakan curang dengan memperjualbelikan daging yang merugikan banyak pihak, karena bila melakukan tindak curang akan diberikan sanksi tegas," ujarnya.

Kasi Informasi Pasar Dinas Peternakan dan Perikanan Musirawas Heru menjamin kebutuhan daging bagi masyarakat menjelang dan usai Lebaran di sejumlah pasar tradisional terpenuhi. Untuk mengantisipasi kelangkaan telah disediakan sekitar 400 ekor sapi atau kerbau baik dari ternak masyarakat maupun disediakan pengusaha lainnya.

"Kami menjamin stok daging aman termasuk daging ayam. Petugas kami telah diturunkan melakukan pengawasan setiap minggunya, sehingga produk daging yang diperjualbelikan selalu terpantau termasuk kualitasnya," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA