Managemen Gembira Loka Zoo Yogya Peringatkan Parkir Liar

Red: Nur Aini

 Senin 04 Jul 2016 22:41 WIB

Gembira Loka Zoo di Yogyakarta. Foto: tourjogja.com Gembira Loka Zoo di Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Managemen Gembira Loka Zoo Yogyakarta mengimbau para pengelola kantung parkir tidak resmi di kawasan kebun binatang itu tidak memasang tarif terlalu tinggi sehingga memberatkan wisatawan selama libur Lebaran 2016.

"Kami mengimbau agar kantung-kantung parkir yang banyak membuka jasa parkir di kawasan objek wisata ini tidak memanfaatkan 'aji mumpung'," kata Direktur Utama Gembira Loka Zoo (GL Zoo), KMT A. Tirtodiprojo di Yogyakarta, Senin (4/7).

Menurut dia, setiap memasuki Lebaran Manajemen GL Zoo banyak mendapatkan keluhan dari wisatawan terkait tingginya tarif parkir yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat di kawasan kebun binatang itu. Sesuai pemantauan yang dilakukan selama ini, tarif parkir liar atau tidak resmi di kawasan itu dipasang mulai Rp 5.000 untuk sepeda motor, Rp 25 ribu untuk mobil, dan Rp 50 ribu atau lebih untuk bus pariwisata. "Kadang warga sekitar kebun binatang ini menggunakan kesempatan ramainya pengunjung dengan mematok tarif secara mahal," kata dia.

Padahal GL Zoo sudah menyediakan lahan parkir sendiri bekerja sama dengan masyarakat sekitar yaitu di samping kanan-kiri pintu masuk utama sebelah timur dan di samping pintu masuk tambahan sebelah barat Jalan Veteran dengan tarif resmi Rp 2.000 untuk sepeda motor, Rp 5.000 untuk mobil, dan Rp 10 ribu untuk bus wisata.

Kendati demikian, menurut dia, Manajemen GL Zoo tidak dapat berbuat banyak kecuali memberikan imbauan dan berharap Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dapat menertibkan parkir tidak resmi yang mematok harga terlalu tinggi tersebut.

Humas GL Zoo Khrisyanto Agung Wibowo menambahkan bagi pengunjung yang kecewa dengan tarif parkir tidak resmi tersebut disarankan untuk mengadu ke nomor (0274) 41001 atau 410015. "Kami juga sudah mencantumkan papan di kawasan parkir liar yang bertuliskan parkir ini merupakan parkir yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat," kata Agung. Agung memperkirakan lonjakan wisatawan akan terlihat mulai H+1 Lebaran mencapai 10 ribu pengunjung dan mencapai puncaknya hingga 20 ribu per hari pada H+3 Lebaran.

Manager Administrasi Suharti mengatakan mulai 6 hingga 17 Juli tarif masuk GL Zoo akan mengalami kenaikan dari Rp 30 ribu per orang menjadi Rp 35 ribu per orang. Selain itu, tiket wahana transportasi keliling (Taring) naik dari Rp 5.000 menjadi Rp 8.000 per orang, tiket paket Kataring naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per orang, Gajah tunggang dari Rp 10 ribu menjadi Rp 20 ribu per orang, dan tarif wahana becak air naik dari semula Rp 15 ribu menjadi Rp 25 ribu per orang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X