Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Kalori Berlebih Picu Gejala Diabetes dalam Hitungan Hari

Ahad 12 Jun 2016 16:46 WIB

Rep: Adysha Citra R/ Red: Andi Nur Aminah

Aneka camilan berkalori tinggi

Aneka camilan berkalori tinggi

Foto: Menshealth

REPUBLIKA.CO.ID, Sebuah penelitian yang dipublikasi pada Science Translational Medicine menunjukkan hasil 'mengerikan' dari mengonsumsi kalori secara berlebihan. Salah satunya ialah timbulnya gejala pemicu diabetes hanya dalam dua hari.

Dalam penelitian ini, tim peneliti meminta enam orang pria untuk mengonsumsi makanan sebanyak 6.000 kalori per hari. Beberapa makanan yang termasuk di dalamnya ialah pizza dah burger. Para pria ini kemudian diminta untuk tetap berada di ranjang unit penelitian rumah sakit selama tujuh hari.

Salah satu hasil penelitian yang cukup mudah diperkirakan ialah terjadinya penambahan berat badan. Di hari ketujuh atau hari terakhir penelitian, keenam pria peserta penelitian mengalami kenaikan berat badan sebesar 8 pon atau sekitar 4 kg.

Yang cukup mengerikan ialah, hanya dalam waktu dua hari tubuh para peserta penelitian menunjukkan adanya resistensi insulin. Sebuah kondisi di mana sel tubuh tak dapat mengambil glukosa dari darah sebagai sumber energi. Kondisi ini kerap menjadi cikal bakal timbulnya diabetes.

Tak hanya menimbulkan gejala awal diabetes dalam waktu singkat. Mmengonsumsi kalori berlebih juga diketahui menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Kondisi ini menunjukkan bahwa tubuh terlalu banyak mengandung radikal bebas yang dapat merusak sel dan menyebabkan inflamasi.

Akan tetapi, tim peneliti memastikan bahwa mengonsumsi kalori berlebih hanya dalam waktu beberapa hari tidak akan langsung menyebabkan diabetes. Tim peneliti mengatakan masalah gula darah akibat makan berlebih selama beberapa hari, seperti yang dialami peserta penelitian saat mengonsumsi kalori berlebih selama tujuh hari, dapat menghilang jika pola makan yang normal serta olahraga rutin diterapkan.

Ahli Diet Olahraga Marie Spano, mengatakan kelebihan 10 persen kalori dari jumlah rata-rata yang dibutuhkan tubuh sudah masuk ke dalam kategori makan berlebih. Jika seseorang membutuhkan 2.500 kalori per hari, maka hanya butuh 250 kalori tambahan untuk membuat pola makan orang tersebut menjadi berlebih.

"Bahkan hanya dengan 10 persen kalori atau lebih dari yang Anda butuhkan dapat dikategorikan sebagai makan berlebihan," terang Spano seperti dilansir Mens Health.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA