Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Produk Makanan Indonesia Masuki Pasar Internasional

Rabu 27 Apr 2016 09:31 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Produk makanan dan minuman (ilustrasi)

Produk makanan dan minuman (ilustrasi)

Foto: Antara/Andika Wahyu

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Indonesia memperkenalkan produk makanan dan minuman pada Pameran Internasional Alimentaria 2016 yang berlangsung 25 hingga 28 April di Barcelona, Spanyol. Dalam pameran tersebut tampil tujuh perusahaan produsen makanan dan minuman.

Pada pameran yang dibuka Menteri Pertanian dan Makanan Kerajaan Spanyol Isabel Garcia Tejerina dan dihadiri Duta Besar RI untuk Spanyol Yuli Mumpuni, stand Indonesia menempati lahan seluas 83 meter persegi. Tepatnya berada di Paviliun I Internasional bersama 50 negara lainnya. 

Keterangan dari KBRI Madrid menjelaskan di paviliun Indonesia yang terletak di Paviliun I G 715, stand Indofood CBP memamerkan produk mi instan. Sedangkan PT Andalan Pesik Internasional dengan produk makanan kecil khas Indonesia seperti keripik singkong pedas dan tempe goreng kering. Selain itu bersama Javaro Coffee dan PT Santama Arta Nami, menampilkan produk prima beragam kopi Indonesia .

Sementara itu, Mensa Group memperkenalkan produk minuman energy. Perusahaan ini mencoba menembus pasar Spanyol lewat minuman energi yang terbuat dari bahan herbal, di luar produk makanan kecil yang juga ditawarkan. Sedangkan PT Mayora Indah juga hadir dengan produk makanan ringan (snack), seperti biskuit, wafer dan permen yang cocok dengan kebutuhan pasar Spanyol.

Total ekspor produk makanan dan minuman dari Indonesia yang masuk pasar Spanyol pada 2015 mencapai 352.963.266 dolar AS. Terjadi kenaikan sebesar 12,85 persen dibanding total ekspor 2014 yang mencapai 307.615.373 dolar AS

Atase Perdagangan KBRI Madrid bersama ITPC Barcelona berpartisipasi pada pameran internasional ini sebagai upaya aktif membuka peluang pasar produk Indonesia ke seluruh dunia dan khususnya untuk pasar Spanyol.

Diharapkan Indonesia dapat meningkatkan ekspor makanan ke Spanyol sampai 16 persen. Khusus untuk pasar Spanyol, masih terbuka peluang yang sangat besar bagi produk makanan terutama produk hasil olahan laut, makanan dan bumbu-bumbu.

Saat ini produk makanan dan minuman Indonesia berdasarkan kategori dari Kementerian Ekonomi dan Daya Saing Spanyol yang masuk ke pasar Spanyol. Antara lain ikan (49,96 juta dolar AS), buah-buahan dan sayuran (24,01 juta dolar AS), gula, kopi dan coklat 22,51 juta dolar AS), makanan olahan ( 696 ribu dolar AS), minuman (1.918 dolar AS),serta lemak dan minyak (520,76 juta dolar AS).

Alimentaria 2016 digelar untuk ke-40 itu diikuti lebih dari 3.800 peserta terdiri dari 2.800 perusahaan Spanyol. Juga 1.000 perusahaan menjadi ajang pertemuan industri makanan dan minuman internasional serta produsen, distributor, eksportir dan importir produk makanan dan minuman dari seluruh dunia. Pada pameran 2014, dikunjungi oleh lebih dari 140 ribu pembeli dari 140 negara. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA