Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Pilgub DKI 'Kawah Candradimuka' Calon Berkualitas

Senin 25 Apr 2016 12:10 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Andi Nur Aminah

Pejalan kaki melintas di baliho sosialisasi Pilgub DKI yang dipasang di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5).

Pejalan kaki melintas di baliho sosialisasi Pilgub DKI yang dipasang di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5).

Foto: Antara/Fanny Octavianus

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semakin banyaknya nama calon yang akan dimunculkan di Pilkada DKI 2017 mendatang, menjadi pertaruhan partai-partai di Pilkada DKI. Sebab nama-nama calon dari partai yang muncul saat ini akan menjadi lawan yang bagi pejawat (petahana) Basuki Tjahaja Purnama yang memilih jalur independen.

Pengamat Politik Universitas Indonesia, Maswadi Rauf mengatakan banyaknya calon di Pilkada DKI justru cukup bagus. Karena sekarang ini partai-partai berusaha mencari calon yang cukup kuat dan berkualitas. 

"Kalau ada Ahok yang siap maju secara perseorangan, partai-partai ingin mencari calon yang kuat dan bisa menyaingi Ahok. Wajar kemudian Pilgub DKI semakin ramai dan menjadi kawah candradimuka calon berkualitas, dengan ditariknya tokoh dari berbagai daerah," kata dia kepada Republika.co.id, Senin (25/4).

Contoh itu sudah dimulai sejak Joko Widodo, ketika pilgub DKI pada 2012 lalu. Jokowi yang ditarik ke Jakarta dari Solo karena kiprahnya yang cukup baik. Kemudian Djarot Syaiful Hidayat ditarik ke Jakarta dari Blitar. "Jadi model itu sudah diberlakukan sebelumnya," ujar dia. 

Sehingga kalau sekarang partai juga melirik banyak kader atau calon potensial dari daerah lain ke DKI, menurut dia itu langkah baik. Terutama untuk mendapat calon yang cukup kuat mulai dari DKI, dan menjadi pertarungan nasional. 

Ia juga menilai banyaknya calon nama itu justru tidak membuat warga DKI bingung. Karena nama-nama tersebut justru akan terseleksi dari masyarakat dan partai dengan sendirinya. Dengan kata lain, dari banyaknya nama tersebut akan mengerucut ke beberapa nama yang dinilai cukup laik dan berkualitas memimpin Jakarta.

Berbagai tokoh muncul menyatakan kesiapannya maju di Pilkada DKI. Di antaranya Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno, Adhiyaksa Dault. Muncul juga nama Suyoto Bupati Bojonegoro yang masuk bursa calon gubernur DKI dari PAN. PDIP yang juga hingga kini belum memutuskan calonnya, diperkirakan akan ikut memunculkan nama baru untuk meramaikan Pilkada DKI mendatang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA