Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Ketika RA Kartini Mengalah Ikut Poligami

Kamis 21 Apr 2016 19:16 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Museun RA Kartini di Jepara.

Foto:

(Lanjut, surat dibaca)

"Namun bukan itu maksud suratku
Aku ingin sempurnakan citramu"
Kami butuh pejuang lebih berjibaku.
Sesuatu tentang dirimu
Sangat menggangguku
Bisa kamu ubah, tentu!

(Semakin tak mengerti, Kartini
Tapi isi surat menggetarkan hati)

"Tahun depan dirimu akan dipinang
Suamimu nanti Bupati Rembang
KRM Adipati Ario Singgih ia punya nama
Dirimu menjadi istri keempatnya

"Surat ini memintamu membatalkan
Poligami jangan pernah kau lakukan
Citramu terganggu sebagai pejuang
Mengapa dirimu tak melawan?"

"Ingat pesanku dari masa depan
Batalkan pernikahan!
Hanya satu kata: Lawan!"

2016, tertanda Rosa Marimis
Sesama aktivis feminis
Pemuja Kartini
Tapi antipoligami"

Kartini semakin teryakinkan
Tapi benarkah ini surat dari masa depan?
Bagaimana ia bisa tahu?

Surat menjelma pentung raksasa
Memukul keras pikirannya
Membuat RA Kartini merenung
Dan sedikit linglung

"Apakah rencana pernikahanku
Permintaan tercinta ayahku
Menjadi istri keempat
Bupati yang kuasa sangat
Menghambat perjuanganku?
Mengganggu kaumku?

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA