Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Begini Cara KPK Peringati Hari Kartini

Kamis 21 Apr 2016 08:24 WIB

Red: Ilham

Gedung KPK

Gedung KPK

Foto:

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut hari Kartini yang diperingati setiap 21 April dengan mengkampanyekan gerakan perempuan antikorupsi sebagai upaya pencegahan kejahatan luar biasa tersebut.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak dalam keterangan persnya menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Kartini dan ulang tahun Gerakan Nasional Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK) ke-2, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rangkaian kegiatan antikorupsi sejak Kamis hingga akhir pekan ini di sejumlah lokasi di Ibu Kota Jakarta.

Kegiatan tersebut diawali dengan menyelenggarakan acara pendidikan antikorupsi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) hari ini di lima wilayah DKI Jakarta. Kemudian akan digelar peluncuran SPAK sebagai salah satu bentuk Revolusi Mental di Monumen Nasional dan Lenggang Jakarta.

Pada Jumat (22/4), akan digelar seminar dengan tema "Mulai Jujur dari Sekarang". Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Wakil Ketua KPK Saut Situmorang; Menterai Agama Lukman Hakim Saifuddin; Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini; Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM, dan Kebijakan Publik Busyro Muqoddas; Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo; dan  serta menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Perayaan ini juga secara serentak dilakukan di 20 provinsi. Tujuannya, agar semangat Kartini masa kini dalam melakukan perubahan, khususnya dalam upaya pencegahan korupsi dapat menggema di seluruh Indonesia.

Sejak digagas dua tahun lalu, Gerakan Nasional SPAK telah memiliki lebih dari 550 agen perubahan yang terdiri dari kaum perempuan dengan berbagai latar belakang. Mereka tersebar di 20 provinsi yang secara aktif menyebarkan pendidikan antikorupsi kepada berbagai elemen masyarakat secara suka rela.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA