Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

ASDP Prediksi Penumpang Mudik 1 Juta Lebih

Selasa 19 Apr 2016 17:16 WIB

Rep: qommaria rostanti/ Red: Taufik Rachman

Ratusan kendaraan pemudik yang akan menyeberang ke Sumatera mengantre masuk kapal feri di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (15/7).  (Republika/Prayogi)

Ratusan kendaraan pemudik yang akan menyeberang ke Sumatera mengantre masuk kapal feri di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (15/7). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID,   MERAK -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi mudik lebaran. Perusahaan juga melakukan  upaya peningkatan pelayanan terhadap pengguna jasa penyeberangan.

Pada mudik tahun ini, jumlah penumpang diperkirakan akan mengalami kenaikan 13 persen, truk sebanyak 4 persen, sepeda motor 5 persen, mobil kecil 8 persen, dan bus sebanyak 5 persen. Jumlah total penumpang diperkirakan mencapai lebih dari 1 juta orang, sedangkan total jumlah kendaraan mencapai lebih dari 200 ribu unit kendaraan yang akan diseberangkan tahun ini.

Berdasarkan data ASDP,  jumlah trip kapal akan naik 2 persen, dari 1.566 trip pada tahun lalu menjadi 1.597 trip tahun ini.  Prediksi adanya lonjakan pengguna jasa ini harus diantisipasi semaksimal mungkin.

“Mulai dari penambahan loket tiket, pola operasi kapal berukuran besar, hingga koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait demi lancarnya operasional angkutan penyeberangan,” ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Danang S Baskoro dalam siaran persnya, Selasa (19/4).

Seluruh pemangku kepentingan angkutan lebaran diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga unsur pelayanan yang memadai, serta mengedepankan prioritas keselamatan seluruh pengguna jasa. Dari segi kapasitas, ASDP berharap dapat bekerjasama dengan pihak pemerintah daerah (pemda) setempat dalam memaksimalkan pengoperasian Terminal Terpadu Merak (TTM) khususnya bagi penumpang pejalan kaki yang naik bus.

ASDP akan meningkatkan penjualan loket bagi pejalan kaki di TTM ini sebanyak 16 loket selain dari 7 loket reguler di area pelabuhan Merak. “Penambahan loket penting untuk mengantisipasi antrian panjang pengguna jasa menuju kapal," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA