Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

London Lebih Islami daripada Negara Muslim

Senin 21 Mar 2016 17:59 WIB

Rep: Marniati/ Red: Agung Sasongko

London

London

Foto: VOA

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Islam adalah agama terbesar kedua di Inggris. Sebagian besar didominasi imigran dari Asia Selatan (khususnya Bangladesh, Pakistan, dan India) atau keturunan imigran dari wilayah itu. Ada pula komunitas lain yang berasal dari Timur Tengah, Afghanistan, Malaysia, dan Somalia serta sebagian kecil dari negara-negara Afrika, seperti Nigeria, Uganda, dan Sierra Leone.

Menurut Sensus Nasional 2011, terdapat 2,7 juta Muslim yang tinggal di Inggris dan Wales, naik hampir satu juta dari sensus sebelumnya. Sebanyak lima persen dari jumlah itu adalah kalangan dewasa, sedangkan 9,1 persen merupakan anak di bawah usia lima tahun.

Sebagian besar Muslim bermukim di Bradford, Luton, Blackburn, Birmingham, London, dan Dewsbury. Selain itu, populasi Muslim juga dapat ditemui di High Wycombe, Slough, Leicester, Derby, Manchester, Liverpool, dan kota-kota pabrik dari Northern England.

Secara umum, umat Islam di Inggris menikmati kebebasan menjalankan praktik keagamaan. Sarjana muslim, Maulana Syed Ali Raza Rizvi, berpendapat bahwa di Inggris Muslim lebih bebas mempraktikkan keyakinan mereka.

Ini bila dibandingkan dengan negara- negara di Eropa lainnya dan tak sedikit negara-negara Islam. "London lebih Islami daripada banyak negara Muslim secara umum," ujar Rizvi dalam forum tokoh lintas agama di London seperti dilansir telegraph.co.uk(9/3).

Acara ini juga dihadiri oleh Kardinal Vincent Nichols, pemimpin Gereja Katolik Roma di Inggris dan Wales dan Kepala Rabbi Efraim Mirvis.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA