Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

BNN Diminta Perketat Peredaran Narkoba di Daerah Miskin

Sabtu 19 Mar 2016 22:39 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Narkoba jenis sabu-sabu (ilustrasi)

Narkoba jenis sabu-sabu (ilustrasi)

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Penegak hukum diharapkan agar mengawasi ekstra ketat peredaran narkoba di daerah-daerah miskin di Indonesia. Sebab, hal ini merupakan modus yang dilakukan para bandar obat terlarang itu.

"Praktik yang dilakukan pengedar narkoba tersebut, untuk memperluas jaringan mereka sehingga tidak pernah putus atau berkurang minat konsumen sebagai pengguna barang haram itu," kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Syafruddin Kalo di Medan, Sabtu (19/3).

Karena itu, menurut dia, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta institusi terkait lainnya di daerah harus bekerja keras untuk mengantisipasi peredaran maupun jual beli narkoba. Sehingga tidak merusak mental warga masyarakat.

"Peredaran narkoba tersebut, tidak hanya merusak para remaja dan generasi muda, tetapi juga mempengaruhi anak-anak yang belum tahu apa-apa, sehingga mereka jadi ketagihan," ujar Syafruddin.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA