Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Cara Irfan Hakim Kenalkan Anaknya Makanan Sehat

Ahad 13 Mar 2016 13:29 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Indira Rezkisari

Keluarga Irfan Hakim

Keluarga Irfan Hakim

Foto: Republika/Rossi Handayani

REPUBLIKA.CO.ID, Aktor sekaligus pembawa acara, Irfan Hakim mengaku tidak kesulitan memberikan makanan sehat kepada anak-anaknya. Karena, semenjak masih bayi, keempat anaknya telah diajarkan untuk mengonsumsi makanan bergizi.

"Kami memulainya pas masih bayi, kurang dari satu tahun kita memperkenalkan dari sayuran dulu, baru buah-buahan. Karena kalau dari buah-buahan itu kan enak," kata Irfan.

Beberapa sayuran yang disuguhkan pada anaknya seperti brokoli dan kentang yang sudah dilunakkan terlebih dahulu. Proses ini menurutnya memang harus dilakukan semenjak masih bayi, selain itu anaknya juga diajarkan untuk mengonsumsi makanannya sendiri. Meskipun berantakan, dan jumlah makanan yang masuk tidak banyak, Irfan mengaku tidak mempermasalahkannya.  

Sementara jika orang tua memperkenalkan anaknya makanan sehat ketika sudah besar, maka mereka akan cenderung untuk menolaknya. Irfan mengatakan, anak tersebut sudah memiliki ego, mereka dapat menolak permintaan orang tuanya.

Namun, apabila sudah terlanjur, maka orang tua dapat menerapkan satu gigitan, ibu dapat meminta anaknya mencoba satu gigitan pada makanannya. Orang tua juga dapat mencontohkan dengan memakan di depan anaknya, tidak hanya itu, mereka juga diajak untuk pengenalan pada beragam rasa. Orang tua dapat melakuan diskusi hingga anak mau menyukainya.

Irfan mengaku sudah membiasakan anak-anaknya untuk disiplin makan, hal ini juga terpengaruh dari istrinya, Della yang merupakan anak dari seorang tentara. Ia mengatakan, memang terkadang anaknya mogok makan. Namun apabila beberapa jam buah hatinya kelaparan setelah menolak makan, Irfan tidak akan membiarkannya makan, sebab sudah ada ketentuan jam makan.

"Agak kejam sih tapi memang ini untuk pembelajaran. Kami bilang kan waktu makan tadi, saatnya makan ya tadi. Tapi kemudian, disiplin ini berguna. Memang setiap orang  punya cara sendiri-sendiri," ujar Irfan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA