Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Benitez Optimistis Mampu Selamatkan Newcastle dari Degradasi

Ahad 13 Mar 2016 06:00 WIB

Red: Bayu Hermawan

Rafael Benitez

Rafael Benitez

Foto: REUTERS/Vincent West

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Rafa Benitez optimistis mampu membawa Newcastle United keluar dari zona degradasi di Liga Primer Inggris musim ini.

Benitez yang ditunjuk sebagai pelatih baru mengantikan Steve McClaren, akan memulai perjuangannya menyelamatkan Newcastle dengan menghadapi Leicester City, Senin mendatang.

Pelatih asal Spanyol ini, yang lebih terbiasa dalam persaingan memperebutkan trofi dibanding perjuangan menghindari degradasi pada masa kerja sebelumnya di Inggris bersama Liverpool dan Chelsea, menghadapi pekerjaan berat, yang dimulai pada Senin dengan pertandingan menghadapi pemuncak klasemen Leicester City.

"Saya harus berkonsentrasi pada sepuluh pertandingan ini," kata Benitez kepada para pewarta pada Sabtu pada konferensi pers pertamanya sejak penunjukannya.

"Saya akan melakukan yang terbaik agar kami dapat bertahan di Liga Utama Inggris dan saya yakin kami akan (melakukannya). Saya berada di sini karena saya percaya pemain-pemain ini cukup bagus. Ada sedikit hal yang harus kami ubah, tapi kami memiliki tim yang bagus," ujarnya menjelaskan.

Newcastle berada di peringkat kedua dari bawah dengan 24 angka, tertinggal satu angka dari Norwich City yang telah memainkan dua pertandingan lebih banyak dan rival timur laut Sunderland yang telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.

Setelah bermain melawan Leicester, mereka akan menghadapi Sunderland dan Norwich pada dua pertandingan berikutnya. Benitez, yang juga pernah melatih Valencia, Inter Milan, dan Real Madrid, mengatakan ia terpukau dengan sikap para pemain dan telah mengatakan kepada mereka bahwa setiap pertandingan dari sepuluh laga mendatang merupakan hal krusial jika mereka ingin menghindari degradasi.

"Ini merupakan tantangan besar, tetapi saya memiliki kepercayaan diri," ucapnya.

"Jika kami mampu, itu bagus. Jika tidak, kami harus terus melaju sampai akhir, kami memiliki sepuluh pertandingan, dan saya telah mengatakan kepada para pemain bahwa ini bukan satu pertandingan, setiap pertandingan (merupakan pertandingan) penting," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA