Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Oce Madril, Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi UGM: Lapisan Terbawah Harus Diberi Pemahaman

Selasa 23 Feb 2016 13:00 WIB

Red:

Indeks antikorupsi menunjukkan penurunan indeks, terutama di perdesaan dan pendidikan bawah, menurut Anda?
Iya, ini menggambarkan masyarakat semakin paham dampak buruk dari korupsi, masyarakat semakin paham korupsi harus diberatas. Terkadang, isu korupsi ini masih isu elite. Lambat laun, masyarakat semakin paham. Semakin benci dengan korupsi.

Tapi, indeks ini juga menunjukkan korupsi masih marak. Bagaimana menurut Anda?
Ya, mungkin di satu sisi masyarak sudah paham dampak buruk korupsi, di sisi lain masih belum terlalu menginternalisasi dalam bentuk perilaku. Ada paham kalau tidak melakukan dengan upaya koruptif misalnya administrasi negara akan lama. Anggapan-anggapan seperti ini masih ada di masyarakat. Saya kira, ini yang harus diberantas oleh pemerintah.

Bagaimana cara pemberantasannya?
Saya kira, untuk masyarakat bawah perlu diberikan pemahaman yang sederhana. Mungkin dengan cara membersihkan pungutan liar dalam administrasi negara. Seperti layanan administrasi, layanan pendudukan, layanan publik yang bersentuhan langsung dengan mereka. Atau, di bidang kebutuhan pokok. Sesuatu yang bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan, terutama dilapisan masyarakat paling bawah.

Korupsi dan nepotisme marak dalam bidang, seperti seritifikat tanah dan pembuatan KTP, menurut Anda?

Masyarakat harus diberi pemahaman tidak melakukan cara-cara koruptif di bidang pelayanan dasar. Saya rasa, harus dimulai pemerintah membuat sistem yang tidak koruptif di bidang pelayanan. Karena ada pungli di adminstrasi kecamatan, institusi keluarahan, instutisi sekolah, institusi kesehatan, misalnya. Sehingga, dengan demikian masyarakat makin terdidik dengan cara-cara tidak koruptif.

Ya, itu saya sebut pelayanan dasar tidak boleh lagi koruptif. Masyarakat akan belajar. Kalau pelayanan masyarakat tidak ada pungutan ilegal. Di kantor-kantor pemerintah. Akan menjadi contoh buruk kalau masih seperti itu. Masyarakat juga akan menempuh cara-cara seperti itu. Menurut saya, pemerintah harus mulai menunjukkan bersih dari suap. Pemerintah harus memberi contoh. Saya kira, masyarakat akan mengikuti. Karena, masyarakat kita kan mengikuti, kalau pemerintahnya bersih, masyarakatnya juga bersih. rep: Lintar Satria, ed: Fitriyan Zamzami

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA