Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Mau Jadi Pilot? Perhatikan Hal-Hal Ini

Sabtu 20 Feb 2016 08:35 WIB

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Dwi Murdaningsih

Pilot Muslimah,  Maryam al-Mansouri

Pilot Muslimah, Maryam al-Mansouri

Foto: The National AE

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjadi seorang pilot adalah impian banyak orang. Namun tak banyak yang tahu bagaimana prosesnya. Direktur www.sekolah-pilot.com Birgita Adelia mengatakan, seorang calon pilot harus masuk sekolah khusus pilot. Persyaratan masuknya harus lulus SMA/sederajat, berusia 17 tahun, tinggi minimal 160 cm, berbadan sehat, dan mampu berbahasa Inggris dengan baik.

"Namun khusus untuk sekolah pilot negeri seperti STPI, calon harus dari SMA jurusan IPA. Tinggi minimal 160 cm tidak mutlak artinya jika tinggi kurang 1-2 cm dan pada saat dilakukan tes kesehatan terlihat punya potensi bertambah tinggi, maka calon tetap boleh mendaftar," katanya, Sabtu, (20/2).

Sehat atau tidaknya calon pilot akan ditentukan oleh instansi milik departemen perhubungan yang bernama Balai Kesehatan Penerbang (HatPen) di Kemayoran Jakarta. Disini calon pilot akan dites mulai dari mata, pendengaran, fisik, jantung, juga EEG.

Kecuali punya salah satu dari penyakit seperti jantung, buta warna, dan epilepsi, biasanya calon bisa lulus tes kesehatan dengan gampang. Bahasa Inggris adalah bahasa yang wajib dikuasai oleh calon pilot karena dalam pekerjaan sehari-hari akan berkomunikasi dengan pihak ATC (Air Traffic Controller) bandara dalam bahasa Inggris.

"Kemampuan berbahasa Inggris jadi penentu apakah calon pilot diterima kerja atau tidak. Beberapa lulusan sekolah pilot yang sulit mendapatkan pekerjaan karena kemampuan bahasa Inggrisnya minim," terang Birgita.

Menurut dia, tidak mungkin maskapai mau mengambil resiko dengan memperkerjakan seseorang yang tidak mengerti instruksi dari ATC. Jadi bagi calon pilot harus belajar bahasa Inggris dengan tekun.

“Ingat, jika ada sekolah pilot yang menerima siswa padahal ada salah satu dari persyaratan di atas tidak dipenuhi maka  patut curiga. Sebab ada kemungkinan sekolah pilot tersebut tidak peduli dengan karir siswanya," ujar Birgita.

Ia menemukan banyak sekali calon pilot dan orangtuanya yang awam dalam memilih sekolah pilot sehingga asal pilih dan menyesal. Makanya hadir  www.sekolah-pilot.com untuk memberikan informasi lengkap tentang pilihan sekolah pilot di Indonesia, Filipina, Australia, New Zealand, Amerika, dan Lithuania sehingga calon pilot dan orangtua dapat memilih dengan lebih bijak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA