Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Serangan Udara Hancurkan Rumah Sakit MSF di Idlib

Selasa 16 Feb 2016 08:55 WIB

Rep: Gita Amanda/ Red: Ani Nursalikah

Pasukan bersenjata di kawasan konflik Suriah

Pasukan bersenjata di kawasan konflik Suriah

Foto: Youtube

REPUBLIKA.CO.ID, MAARET -- Kelompok badan amal medis Dokter Lintas Batas (MSF) mengatakan serangan udara menghancurkan rumah sakitnya di kota Maaret al-Numan, di Idlib, Suriah pada Senin (15/2). Serangan yang diduga dilancarkan Rusia menewaskan setidaknya tujuh orang dan sedikitnya delapan orang lain hilang, diperkirakan tewas.

"Pelaku penyerangan jelas kalau tidak pemerintah atau Rusia," kata Presiden kelompok yang berbasis di Prancis tersebut, Mego Terzian kepada Reuters.

MSF mengatakan, mereka yang tewas dalam serangan termasuk lima pasien seorang perawat dan seorang penjaga keamanan.

Sementara Kepala Operasi MSF di Suriah Massimiliano Rebaudengo mengatakan penghancuran rumah sakit membuat puluhan ribu orang tak bisa mendapatkan layanan kesehatan. "Penghancuran meninggalkan sekitar 40 ribu penduduk lokal tanpa akses ke pelayanan medis di zona konflik aktif," katanya.

Dalam insiden terpisah sedikitnya 14 ribu orang tewas dan sekitar 30 lainnya cedera saat serangan udara dan roket artileri merusak bagian dari sebuah rumah sakit di Azaz, Aleppo. Dalam serangan yang sama pada Senin, sebuah sekolah di mana pengungsi berlindu juga diserang.

Kepala kantor media Abu Thaer al-Halabi mengatakan kepada Aljazirah, bahwa bagian dari jalan raya yang memfasilitasi jalur suplai utama untuk bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut pun hancur dalam serangan. Halabi juga mengatakan serangan dilakukan oleh jet Rusia.

Pemerintah Suriah yang didukung Rusia memang telah melancarkan serangan besar-besaran ke Aleppo. Mereka merebut beberapa kota strategis penting awal bulan ini.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA