Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Menghindari Macet Jakarta dengan Kesederhanaan

Kamis 21 Jan 2016 22:53 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Ilham

Layanan ojek motor berbasis aplikasi, Gojek, membawa penumpangnya.

Layanan ojek motor berbasis aplikasi, Gojek, membawa penumpangnya.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Macet yang identik dengan Kota Jakarta membuat Kemas Antonius, Chief Product Officer Jobplanet Indonesia memilih menggunakan transportasi umum setiap melakukan aktivitasnya.

Menurut pria kelahiran Palembang, 4 Desember 1980 itu, membawa kendaraan pribadi hanya akan membuang waktunya di jalan. Sehingga, pria yang menghabiskan masa kecilnya di Kota Padang ini lebih memilih menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta atau ojek daring.

“Kalau saya dari rumah di Cilandak ke daerah kantor di daerah Kuningan itu selalu macet, jadi saya memang lebih memilih menggunakan transportasi umum dibandingkan harus membawa kendaraan pribadi,” katanya kepada Republika beberapa waktu lalu di Jakarta.

Pria kelahiran Palembang 4 Desember 1980 itu pun sempat was-was saat Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang mengeluarkan larangan peredaran ojek online. “Untung langsug dicabut ya peraturannya, saya sudah merasa sangat ketergantungan dengan ojek daring,” katanya.

Lulusan Erasmus Universiteit Rotterdam, Belanda ini selain menyenangi computer, ternyata juga memiliki hobi lain yakni berkeliling  kota menggunakan transportasi umum. Bahkan, ia pernah iseng-iseng mencoba berkeliling Jabodetabek menggunakan ojek daring di saat waktu luangnya.

“Pas lagi promo tuh saya pernah naik ojek daring dari Cilandak ke Bekasi,” katanya sambil tertawa.

Kemas menuturkan, sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ia sudah terbiasa berjalan kaki dari rumahnya ke sekolahannya. Padahal, jarak antara rumah dan sekolah sekitar dua KM. Kesederhanaan yang ditanamkan oleh kedua orangtuanya itulah masih terus ia terapkan terutama kepada kedua putrinya.

“Sejak kecil ibu saya yang notabeneya seorang guru sudah menerapkan kedisiplinan kepada saya dan tiga adik saya,” kata pria yang juga memiliki hobi bersepeda ini.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA