Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Identitas Rawan Dicuri, Ini Tips Belanja Daring Aman di Musim Liburan (Bagian 2)

Jumat 11 Dec 2015 09:19 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Belanja online (ilustrasi)

Belanja online (ilustrasi)

Foto: Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Belanja daring (online) di musim liburan seperti sekarang bisa jadi petaka akibat pencurian indetitas. Menumpahkan marah pada laman belanja daring pun nampaknya tak berguna.

Life Science, Jumat (11/12) memberi beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan agar bisa menikmati belanja daring dengan aman.

5. Kunci

Browser seperti Firefox punya layanan kunci laman dengan gambar gembok dekat kolom http. Ini berguna untuk mencegah laman dikopi pihak lain yang juga terkoneksi dengan laman yang Anda tuju.

 

6. Kartu Kredit, Bukan Kartu Debit

Mungkin memang ide bagus untuk menggunakan kartu debit untuk mencegah penggunaan dana berlebihan. Tapi dalam dunia belanja daring, aturan kartu debit dan kartu kredit berbeda.

Umumnya, lebih mudah menarik uang dari kartu kredit jika diketahui terjadi tindak kejahatan. Kartu debit lebih sulit jika bank tidak memiliki proteksi semacam itu.

 

7. Kartu Hadiah

Opsi lain yang bisa Anda pertimbangkan adalah kartu hadiah. Dengan ini, Anda tak perlu memasukkan identitas pribadi.

''Anda mungkin berpikir kartu hadiah ini untuk hadiah saja. Tapi kartu semacam bagus juga untuk keamanan belanja daring,'' kata Hanson.

Pastikan juga kartu hadiah yang Anda beli diterbitkan perusahaan yang punya legitimasi atau dari agen yang kredibel.

 

8. Periksa Laporan Bank

Tak ada salahnya lebih sering memeriksa laporan dari bank tempat Anda menyimpan uang. Dengan begitu, kata CEO SplashData Morgan Slain, Anda bisa lebih mudah melihat transaksi yang tidak wajar atau tidak Anda lakukan.

Lebih bagus jika Anda mengaktifkan sistem peringatan kartu kredit jika terjadi transaksi yang tidak normal atau pencurian identitas. Sehingga, Anda bisa segera menelepon penerbit kartu kredit untuk melakukan pemblokiran jika terjadi indikasi kejahatan.

 

9. Siapkan Ponsel

Banyak telepon selular (ponsel) yang menyimpan password di berbagai aplikasi. Ide bagus kalau Anda menghapus informasi itu setelah membuka aplikasi. Dengan cara itu, Anda bisa menghapus informasi yang tidak diinginkan.

 

Baca juga: Identitas Rawan Dicuri, Ini Tips Belanja Daring Aman di Musim Liburan (Bagian 1)

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA