Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Imam di Prancis Diminta Memiliki Izin Ceramah

Rabu 25 Nov 2015 10:57 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Muslim Prancis

Muslim Prancis

Foto: Limits to Growth

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Badan Muslim di Prancis meminta agar imam di negara itu memiliki izin berceramah untuk menangkal gerakan ekstremis. Para imam dianggap memiliki peran penting untuk menghadapi propaganda militan.

Anouar Kbibech, presiden Dewan Prancis untuk Agama Islam (CFCM) mengatakan, para imam sejatinya harus memiliki sertifikat, seperti izin mengemudi. Ini untuk memastikan mereka mengajarkan Islam yang terbuka dan toleran.

Dewan, kata dia, akan memberikan izin setelah terlebih dahulu menguji teologi para imam. Tak hanya itu, mereka juga diminta untuk menandatangani "piagam imam". Dengan begitu para imam akan menghargai hukum Prancis.

Kbibech tidak menjelaskan lebih detail, apakah izin tersebut bersifat wajib atau sukarela. "Aksi untuk bertindak sudah tiba. Muslim Prancis akan mulai ambil bagian," ujarnya.

Ia menambahkan, para pelaku penyerangan yang menewaskan 13 orang di Paris 11 hari lalu, tidak akan mendapat dukungan dari Muslim Prancis. 

sumber : middleeasteye.net
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA