Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Studi: Minum Tiga Sampai Lima Cangkir Kopi Turunkan Risiko Kematian Dini

Selasa 24 Nov 2015 08:01 WIB

Rep: MGROL50/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pria meminum kopi (Ilustrasi)

Pria meminum kopi (Ilustrasi)

Foto: Google

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengonsumsi tiga sampai lima cangkir kopi sehari dapat menurunkan resiko kematian dini, yang didapati dari penyakit jantung, parkinson, dan diabetes tipe dua. Rutin minum kopi juga dapat terhindari dari keinginan untuk bunuh diri.

Menurut seorang peneliti yang melakukan studi pada 200 ribu orang responden, hal ini kemungkinan besar karena senyawa yang terkandung dalam biji kopi. Pemimpin penelitian Ming Ding, dari Harvard School of Public Health di AS mengatakan, senyawa bioaktif dalam kopi mengurangi resistensi insulin dan peradangan sistematis.

Para peneliti menganalisis data kesehatan yang dikumpulkan dari partisipan dalam tiga studi besar yang tengah berjalan. Kebiasaan minum kopi dicatat dengan kuesioner makanan yang divalidasi setiap empat tahun selama 30 tahun.

Analisis tersebut juga memperhitungkan faktor penyebab penyakit dan kematian potensial seperti rokok, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan faktor diet lainnya. Selama periode studi, 19.524 wanita dan 12.432 pria meninggal akibat banyak kasus.

"Studi ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa konsumsi kopi secara moderat dapat memberikan manfaat kesehatan dalam hal mengurangi risiko kematian dini akibat beberapa penyakit," kata wakil penulis penelitian Profesor Fran Hu, seperti dikutip dari laman Zeenews.

Namun, studi lebih lanjut masih diperlukan untuk menyelidiki mekanisme biologis yang dihasilkan dari minuman ini.

Baca juga:

Sering Begadang, Ini Beragam Penyakit Serius yang Hampiri Anda

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA