Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Strategi Rosan Hadapi MEA 2016

Senin 23 Nov 2015 16:45 WIB

Rep: Mgrol52/ Red: Sadly Rachman

Pengusaha, Rosan P. Roeslani (kiri) berjabat tangan bersama pengusaha Rachmat Gobel (kanan) saat deklarasi Calon Ketua Kadin 2015-2020 di Jakarta, Sabtu (21/11) malam.

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
EMBED

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, Sabtu (21/11) berkomitmen untuk menjadikan Kadin sebagai motor penggerak industrialisasi nasional menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 1 Januari 2016.

Rosan mengatakan kunci dari MEA adalah sektor sumber daya manusia dan daya saing. Selain itu, langkah yang sudah Ia siapkan dalam meningkatkan ekonomi Indonesia adalah dengan membangun industri nasional yang sehat dan kuat. Sehingga, Indonesia harus memiliki perekonomian yang mandiri, berdikari, dan industri yang kuat.

Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum Kadin periode 2015-2020, Rosan mengusung semangat ‘Satukan Hati, Bangkitkan Ekonomi.' Ia menyebutkan bahwa Kadin mempunyai peran yang sangat vital dalam kerangka re-industrialisasi Indonesia saat ini.

 

 

Videografer: Nursari Indah Manulang

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA